Helo Indonesia

DKPP Mulai Adili Dugaan Suap Komisioner KPU Balam Fery

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Kamis, 11 Juli 2024 13:45
    Bagikan  
DKPP
Helo Lampung

DKPP - Sidang Komisioner KPU Kota Bandarlampung Fery Triatmojo (Foto Hakim/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mulai mengadili dugaan suap bakal calon anggota DPRD Kota Bandarlampung dari Erwin Nasution kepada Komisioner KPU Kota Bandarlampung Fery Triatmojo di Kantor KPU Provinsi Lampung, Kamis (11/7/2024), pukul 09.00 WIB.

Fery Triatmojo dkk diduga menerima uang Rp530 juta dari Erwin Nasution. Gagal jadi wakil rakyat, anggota PDIP itu "curhat" ke Laskar Lampung. Namun, calon wakil rakyat gagal itu mencabut laporannya. Laskar Lampung meneruskan laporannya ke Bawaslu Lampung.

Sidang yang digelar di Jalan Gajah Mada No.87, Tanjungkarang Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung, Bawaslu Provinsi Lampung menyangkakan Fery Triatmojo telah melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) dengan perkara No. 83-PKE-DKPP/V/2024.

Hadir seluruh komisioner Bawaslu Bandarlampung (Apriliwanda, Muhammad Muhyi, Juwita, Oddy Marsa JP, dan Hasanuddin Alam) dan KPU Bandarlampung (Dedy Triadi, Hamami, Ika Kartika, Robiul, hingga Fery Triatmojo).

Lainnya, dua saksi dari Laskar Lampung, yakni Ketum DPP Laskar Lampung Nerozely Koenang dan Ketua Laskar Bandarlampung Destra Yudha Setiawan.

Ketua DKPP RI Eddy Lugito didampingi Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Agus Riyanto (KPU), dan Topan Indra Karsa (unsur masyarakat) memimpin sidang tersebut.

Dalam perkara ini, selain Fery, tiga penyelenggara lainnya terbukti melanggar KEPP dan telah dipecat, yakni Mantan Ketua PPK Kedaton Heri Hilman Rizal yang menerima Rp130 juta serta masing-masing Rp50 juta kepada Mantan Ketua Panwascam Kedaton Erwin Aruan, dan mantan Ketua Panwascam Wayhalim Septoni.  (Hajim)

 -