Helo Indonesia

Ada CCTV Dugaan Penyerahan Uang dari Caleg ke Komisioner KPU Balam

Herman Batin Mangku - Nasional -> Hukum & Kriminal
Kamis, 11 Juli 2024 20:40
    Bagikan  
Ada CCTV Dugaan Penyerahan Uang dari Caleg ke Komisioner KPU Balam
Helo Lampung

Nero

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM --Ketum DPP Laskar Lampung Nerozely Koenang mengatakan memiliki rekaman CCTV dan rekaman suara pertemuan penyerahan uang antara caleg DPRD Kota Bandarlampung dari PDIP Erwin Nasution dan komisioner KPU Kota Bandarlampung Fery Triatmojo

Pada saat konferensi pers di rumah Nerozely sebelum melapor ke Bawaslu Lampung beberapa bulan lalu, Erwin Nasution juga mengatakan memiliki bukti CCTV penyerahan uang Rp530 juta ke Ferry Triatmojo di rumahnya.

Selain Ferry, ada dua panwascam yang diduga menerima masing-masing Rp50 juta, yakni Panwascam Kedaton dan Wayhalim. Keduanya sudah dipecat karena melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP)

Erwin Nasution mengatakan Fery dkk menjanjikan dirinya bisa duduk jadi anggota DPRD Kota Bandarlampung dengan kompensasi 3600 suara.

Namun, laporan Erwin dicabut dengan alasan faktor keluarga dan bisnis. Keluarganya takut Erwin terseret hukum karena diduga menyuap komisioner KPU dan penyelenggara pemilu lain yang sudah dipecat.

Calon wakil rakyat dari Dapil IV Erwin juga takut kasus ini berdampak pada usahanya Lembah Hijau, kata Nero usai sidang kepada Helo Indonesia di KPU Lampung, Kamis (11/7/2024).

Laskar Lampung akhirnya melaporkan dugaan money politik ini ke Bawaslu Lampung.

Kini, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dipimpin Ketua DKPP RI Heddy Lugito didampingi Tim Pemeriksa Daerah Provinsi Lampung Agus Riyanto (KPU Lampung) dan Topan Indra Karsa (Akademisi) mulai mengadili dugaan suap Erwin Nasution kepada Fery Triatmojo di Kantor KPU Provinsi Lampung, Kamis (11/7/2024), pukul 09.00 WIB.

Sidang yang digelar di Jalan Gajah Mada No.87, Tanjungkarang Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung, Bawaslu Provinsi Lampung menyangkakan Fery Triatmojo telah melanggar KEPP dengan perkara No. 83-PKE-DKPP/V/2024.

Hadir seluruh komisioner Bawaslu Bandarlampung (Apriliwanda, Muhammad Muhyi, Juwita, Oddy Marsa JP, dan Hasanuddin Alam) dan KPU Bandarlampung (Dedy Triadi, Hamami, Ika Kartika, Robiul, hingga Fery Triatmojo).

Lainnya, dua saksi dari Laskar Lampung, yakni Ketum DPP Laskar Lampung Nerozely Koenang dan Ketua Laskar Bandarlampung Destra Yudha Setiawan.

Ketua DKPP RI Eddy Lugito didampingi Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Agus Riyanto (KPU), dan Topan Indra Karsa (unsur masyarakat) memimpin sidang tersebut.

Dalam perkara ini, selain Fery, tiga penyelenggara lainnya terbukti melanggar KEPP dan telah dipecat, yakni Mantan Ketua PPK Kedaton Heri Hilman Rizal yang menerima Rp130 juta serta masing-masing Rp50 juta kepada Mantan Ketua Panwascam Kedaton Erwin Aruan, dan mantan Ketua Panwascam Wayhalim Septoni.  (Hajim)

 -