Helo Indonesia

Berlebihan dalam Penggunaan Herbal Bisa Hasilkan Racun, Kok Bisa? Ini Penjelasan Guru Besar Farmasi Unair

M. Haikal - Ragam -> Kesehatan
Sabtu, 25 Januari 2025 22:37
    Bagikan  
Herbal
Foto: pexels

Herbal - Pemanfaatan Herbal dan Aromaterapi dalam Meningkatkan Wellbeing Manusia

HELOINDONESIA.COM -Herbal dan aromaterapi bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan wellbeing manusia.

Orang Indonesia sangat tergantung dengan tanaman. Tanaman yang tumbuh di sekeliling lingkungan, orang Indonesia bisa menjaga kesehatannya dan selalu merasa nyaman

"Apakah itu tanaman untuk sayur-sayuran, apakah untuk obat. Tapi itu adalah bahan-bahan yang ada di sekeliling dan kita sangat tergantung kepadanya," ujar Guru Besar di Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr (Apt) Mangestuti Agil seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Sabtu (25/1/2025).

Menurutnya, antara aromaterapi dan herbal ada kaitannya, yakni herbal aromatik.

Baca juga: Proliga 2025, Bandung bjb Mulai Buka Persaingan Lolos Final Four Usai Bungkam Petrokimia

"Kedua-duanya untuk tujuan mendapatkan keadaan sehatnya. Sehat jasmani rohani kalau dipakai secara terus-menerus," ujar Prof Mangestuti.

Anggota Indonesia Wellness Master Association (IWMA) ini menegaskan bahwa sudah lama manusia itu berhubungan dengan herbal.

"Kalau ada ada masalah kesehatan apapun pasti yang dilihat atau dicari pertama adalah herbal untuk solusinya," jelasnya.

Namun demikian, Prof Mangestuti menegaskan kalau mau mendapatkan manfaat dari herbal itu harus kenal dulu.

Baca juga: Tiga Perwira Tinggi Polres Mesuji Mutasi,Kapolres Mesuji Pimpin Setijab.

"Enggak bisa langsung kita konsumsi, kemudian kita dapatkan manfaatnya. Itu tidak mungkin. Istilah tidak kenal maka tidak sayang itu sebenarnya berlaku juga untuk memanfaatkan herbal," terangnya.

Oleh karena itu, sambungnya menggunakan herbal yang ada di lingkungan kita itu lebih lebih cepat reaksinya atau aksinya daripada mendapatkan dari tempat lain ataupun negara lain atau bagian dunia lain.

Dikatakan Prof Mangestuti, herbal ini termasuk suplemen alamiah. Ada kandungan berkhasiat dan zat kandungannya lebih baik dari bahan-bahan yang dibuat secara sintesis pabrik.

"Herbal itu enggak mungkin cuman satu isinya puluhan ratusan ribuan kerjanya bareng Bisa menimbulkan efek yang kita harapkan. Bisa juga efek samping itu ditiadakan atau dikurangi. Saya katakan ada efek samping namun relatif kecil itu bukannya tanpa efek samping," paparnya.

Baca juga: Setelah Didar-Der-Dor Bunda Dor Dor, Giliran Bang Taun Balik Dar-Der-Dor

Nah, bagaimana syaratnya supaya kita bisa mendapatkan manfaat herbal secara teratur dalam pemanfaatannya?

Prof Mangestuti menjelaskan bahwa penggunaan herbal harus sedini mungkin. Jangan sampai menunggu sampai sakit. Karena herbal itu sebagai bagian perawatan.

Dia mengibaratkan ketika membeli mobil baru sampai akhir hayat dirawat dengan baik, pasti mesin mobil akan tetap bekerja dengan baik .

Biasanya tujuan pemakaian herbal itu untuk pencegahan, penyembuhan dan meningkatkan keadaan kesehatan sedini mungkin.

Baca juga: Indonesia Masters 2025: Fajar/Rian dan Jojo ke Final

"Sedini mungkin itu artinya apa? Sebelum kita sakit. Maka herbal merupakan upaya pencegahan. Ketika kita sudah sakit, maka energi dari kandungan herbal itu lebih terfokus untuk menyembuhkan," ujarnya.

Namun begitu, bila penyakitnya berat sampai stadium tinggi, habis energinya dan kita tidak akan sembuh.

"Yang juga penting ketika menggunakan herbal, jangan emosional. Misalkan ingin dosis lebih tinggi biar cepat sembuh. Itu salah besar. Karena tubuh kita tidak didesain seperti itu. Tubuh kita itu memerlukan bahan-bahan dalam jumlah yang cukup saja, tapi teratur. Kalau berlebihan, justru akan menghasilkan racun," urainya.

Tak hanya itu, menurut Prof Mangestuti, tidak bisa kita menggunakan herbal tapi pola hidup tidak sehat.

Baca juga: Indonesia Masters 2025: Pemain Taiwan Sung Shuo Yun Melambung

"Nggak bisa kita minum wedang jahe tapi kita tetap bergadang malam hari dan enggak mungkin sembuh. Sekali lagi perlu menjaga pola hidup sehat," tandasnya.