HELOINDONESIA.COM - Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, utamanya Istana Kepresidenan, berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Namun, Presiden Joko Widodo mengku belum belum memiliki rencana untuk mengunjungi IKN lagi dalam waktu dekat.
Meski demikian, Presiden memastikan jajarannya tetap melakukan peninjauan dan memberikan laporan terkait progres pembangunan IKN.
“Ya mungkin sebelum Oktober, tapi menteri kan setiap hari ke sana, Kepala IKN juga di sana yang selalu melaporkan kepada saya,” ucap Presiden Jokowi.
Dia mengatakan hal itu usai usai meninjau langsung pembuatan bilah-bilang sayap garuda Istana Kepresidenan IKN Nusantara di Workshop Siluet Nyoman Nuarta yang terletak di NuArt Sculpture Park, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu 12 Juli.
Kunjungan ini untuk memastikan bahwa pembangunan Istana Kepresidenan, berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
“Saya datang ke pabriknya Pak Nyoman Nuarta untuk memastikan bahwa pembangunan IKN, utamanya Istana Kepresidenan, itu berjalan sesuai dengan waktu, sehingga saya cek di sini semuanya, insyaallah berjalan dengan baik sesuai dengan waktu yang sudah kita targetkan,” ujar Presiden Jokowi.
Dalam kunjungan ini tampak ikut mendampingi Presiden , ada Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Baca juga: PKB Ungkap PDIP Sempat Merayu Untuk Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Presiden Jokowi menyebut peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung sejumlah proses pembuatan bilah-bilah yang berbahan dasar kuningan, mulai dari pengelasan, laser, hingga pewarnaan. “Supaya nanti bisa sesuai dengan lapangan,” ungkapnya.
Menurut informasi, seniman Nyoman Nuarta memproduksi potongan-potongan bangunan burung Garuda untuk Istana Presiden di IKN, di Bandung Barat. Nanti akan diangkut semua ke IKN Nysantara, dan dirangkai di sana.
Untuk pembangunan Gedung Ustana Presiden si IKN Nusantara, saat ini masih terus berlangsung dalam pengerjaan, terus dikebut, agar sebelum 17 Agustus biasa Upacara HUT Kemerdekaan RI di sana. (*)
(Winoto Anung)
