LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menghadiri pelantikan Pengurus KONI Provinsi Banten periode 2025–2029 di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Selasa (3/2/2026).
Kehadiran Taufik Hidayat tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus upaya memantapkan rencana Lampung dan Banten untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.

Menurut Taufik, dukungan terhadap kolaborasi ini juga ditegaskan Gubernur Banten, Andra Soni, dalam sambutannya saat pelantikan. Andra menyatakan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk bersinergi dengan Lampung dalam penyelenggaraan PON 2032.
Lampung dan Banten sendiri telah sepakat mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama PON XXIII Tahun 2032, dengan strategi pembagian dukungan antarwilayah.
Dari hasil kesepakatan bersama KONI Banten, Lampung bertugas menghimpun dukungan KONI dari wilayah Pulau Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara. Sementara Banten akan merangkul dukungan KONI dari Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Papua.

Hingga saat ini, sejumlah provinsi telah menyatakan dukungannya. Dari wilayah Sumatera, dukungan di antaranya datang dari KONI Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Riau.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasyid, kembali menegaskan komitmennya untuk memantapkan langkah bersama Lampung dalam proses pengajuan sebagai tuan rumah PON 2032.
“Kesiapan infrastruktur serta semangat kebersamaan antara Banten dan Lampung menjadi modal utama untuk meyakinkan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional,” ujar Agus.
Gubernur Banten Andra Soni juga memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi strategis ini. Ia menilai penyelenggaraan PON 2032 di dua provinsi bertetangga akan memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi peningkatan prestasi atlet daerah, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi serta pengembangan fasilitas olahraga bertaraf internasional.

KONI Lampung menyambut hangat dukungan tersebut dan menilai sinergi ini sebagai langkah maju bagi kemajuan olahraga di Pulau Sumatera dan Jawa. Taufik Hidayat menekankan bahwa kedekatan geografis Lampung dan Banten yang terhubung oleh Selat Sunda menjadi keuntungan tersendiri dalam hal mobilisasi atlet dan koordinasi logistik.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan standar baru dalam penyelenggaraan ajang olahraga multievent di Indonesia. Dengan memadukan potensi wisata dan fasilitas olahraga di Banten dan Lampung, kami optimistis PON 2032 dapat berjalan berkualitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada peserta dari seluruh Nusantara,” ungkap Taufik.
Sebagai tindak lanjut, Taufik menambahkan bahwa tim teknis dari kedua provinsi akan segera menggelar pertemuan intensif untuk menyusun draf proposal bidding tuan rumah PON 2032.
Fokus utama dalam waktu dekat meliputi pembagian cabang olahraga yang dipertandingkan serta pemetaan venue yang akan direhabilitasi maupun dibangun baru sesuai standar nasional. (Rls/HBM)
