Helo Indonesia

Setahun Misi Gubernur Mirza Terwujud, Lampung Tuan Rumah PON 2032

Herman Batin Mangku - Olahraga
Kamis, 2 April 2026 17:14
    Bagikan  
KONI
HELO LAMPUNG

KONI - Dalam tempo setahun, satu misi Gubernur Lampung terwujud: Lampung-Baten Tuan rumah PON 2023

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM Salah satu misi Rahmat Mirzani Djausal begitu dilantik jadi gubernur adalah menjadikan provinsinya tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII akhirnya terwujud. KONI Pusat menetapkan Provinsi Lampung bersama Provinsi Banten tuan rumah PON 2032.

Gubernur Mirza memiliki visi pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, hilirisasi pascapanen, dan mendorong digitalisasi pembinaan atlet KONI Lampung, dengan misi mewujudkan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah PON 2032.

undefined

Para pengurus KONI Lampung ketika mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2023

Kabar gembira ini diterima Wakil Ketua Umum (Waketum) II KONI Provinsi Lampung Riagus Ria dari Sekrtetaris Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pusat, Eman Husmusi melalui whatsApp pada Kamis (2/4/2026), pukul 11.57 WIB.

“Alhamdulillah, kita resmi menjadi tuan rumah PON 2032 bersama Provinsi Banten,” tulis Riagus melalui WA-nya. Provinsi Lampung bersama Banten mengajukan diri sebagai tuan rumah PON XXIII Tahun 2032 pada 20 Februari 2025.

Dengan kekompakan dan kerja keras para penggurus KONI Lampung dan Banten menyiapkan administrasi, venue, dan lobi KONI provinsi lain, Lampung-Banten akhirnya terpilih sebagai tuan rumah PON enam tahun lagi.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung akan fokus mempercepat pembangunan Lampung Sport Center di Kota Baru. Sekdaprov Lampung langsung menggelar rapat penyelesaian lahan dan pembangunannya. 

Selanjutnya, KONI Lampung dan Banten akan fokus untuk menghadapi verifikasi venue oleh KONI Pusat pada 6-7 April di Provinsi Banten, dan Lampung pada 14-18 April mendatang.

Riagus menyatakan bahwa KONI Lampung pada taggal 6 April mengundang panitia dan pengurus cabang olahraga (cabor) untuk mendampingi Tm Verifikasi.

Tim akan memperhatikan fasilitas penting pada venue seperti sekretariatan, tempat untuk tes doping, tempat istirahat atlet dan perangkat pertandingan, ruang kesehatan, ruang wasit juri, ruang ibada, lapangan parkir, toilet dan jarak tempuh dari penginapan.

Sebelumnya, 1 April 2026, KONI Lampung dan Banten telah sepakat atas pembagian cabor. Lampung akan mempertandinkan 21 cabor dari 44 cabor wajib. Di mana sisanya yakni 23 cabor menjadi milik Banten, mengingat sarana dan prasarana (venue) lebih lengkap atau sudah memiliki.

Sedangkan 12 Cabor lainnya adalah 5 cabor usulan Lampung dan 5 usulan Banten, lalu 2 cabor lainnya adalah milik KONI Pusat, sehingga totalnya menjadi 56 cabang olahraga. (HBM)