Pesan Mendalam Si Uncal Maskot Forprov 2026

Selasa, 9 Juni 2026 20:11
SI UNCAL - Maskot resmi FORPROV Lampung 2026. | Courtesy of KORMI Lampung for Helo Indonesia/Muzzamil HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Lampung Anshori Djausal telah meluncurkan "Si Uncal" sebagai maskot resmi helat multieven olahraga rekreasi masyarakat: Festival Olahraga Provinsi (FORPROV) Lampung 2026, Oktober mendatang.

Pemilihan maskot ini memiliki makna mendalam bagi Provinsi Lampung. "Uncal harus kita jaga kelestariannya," ujar Anshori Djausal pada saat peluncurannya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KORMI Lampung 2026 di Hotel Horison, Kota Bandarlampung, 24 Mei 2026.

Maskot estetik berbentuk karakter sepasang rusa sambar yang satu spesies dengan kijang atau menjangan terpiluh menjadi simbol pemantik semangat baru dalam membangun olahraga rekreasi masyarakat yang inklusif berkelanjutan. 

Dengan latar warna putih menyala dan bulatan logo KORMI tampak di belakangnya sepasang uncal dengan senyum melebar, sembari tampak depan si betina nanjelita berkostum dominan merah hati tengah berpose mengangkat tangan kanan terkepal serta si jantan berkostum dominan biru laut dan tangan kanan merangkul  pinggang si betina sebagai pose kekompakan, keceriaan, dan semangat dengan mengangkat tangan kiri terkepal.

Maskot estetik berbentuk karakter sepasang rusa sambar yang satu spesies dengan kijang atau menjangan. Dipilihnya maskot ini sebagai simbol pemantik semangat baru dalam membangun olahraga rekreasi masyarakat yang inklusif berkelanjutan.

Seperti tampak gambar yang dikirimkan khusus Sekretaris KORMI Lampung, Diah, untuk Helo Indonesia, karakter Si Uncal dideskripsikan merupakan tokoh humanoid.

Humanoid — dari kata Latin humanus (manusia) dan akhiran Yunani -oeides/-eidos (menyerupai/berbentuk) ini, sebutan bagi entitas non-manusia seperti robot, makhluk fiksi, yang memiliki bentuk, postur, atau karakteristik fisik menyerupai manusia.

"Si Uncal, humanoid kijang menjangan dari kawasan hutan Lampung, terutama Bukit Barisan, yang lincah dan gesit. Si Uncal yang lincah gemar berolahraga, terutama olahraga masyarakat dengan mengajak keluarganya untuk melakukan olahraga bersama sehingga keluarga uncal menjadi sehat, bugar, dan bahagia," bunyi keterangan ilustrasi foto Si Uncal di atas.

Demi tampak foto, lantaran disebutkan sekaligus, baik rusa dalam hal ini rusa sambar, maupun kijang menjangan, dapat dijelaskan ketiganya: kijang (Muntiacus), menjangan, rusa (Cervus/Rusa) ialah mamalia pemamah biak dari famili yang sama: Cervidae. Kendati acap dianggap sama, ketiganya memiliki perbedaan mencolok terutama dalam ukuran tubuh, jumlah cabang tanduk (ranggah), ciri khas wajah.

Rusa sambar dan rusa jawa, dua rusa asli Indonesia ini adalah satwa dilindungi berdasar ⁠Peraturan Pemerintah Nomor 7/1999tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa Liar dan Peraturan Menteri terkait.

Secara internasional, rusa sambar ditetapkan International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam, organisasi lingkungan global tertua terbesar di dunia dirian tahun 1948 berpusat di Gland, Swiss.

Organisasi yang fokus terhadap upaya konservasi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, menaungi badan pemerintah, Ornop/LSM, dan ribuan ilmuwan; sebagai spesies Rentan (vulnerable), yang berarti populasinya terus menurun akibat perburuan liar dan penyusutan habitat.

Lantaran berstatus dilindungi, segala bentuk perburuan, penangkapan, perdagangan (hidup maupun mati), hingga pemeliharaan Rusa Sambar secara ilegal adalah tindakan melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana.

FORPROV Lampung 2026 sendiri, selain sebagai pesta olahraga rekreasi daerah, disebutkan juga dioptimalkan sebagai ajang seleksi dan persiapan dini pegiat olahraga Lampung sebelum berlaga di Festival Olahraga Nasional (FORNAS) IX di Palu, Sulawesi Tengah.

Pembaca penasaran kapan bisa bersua Si Uncal. Harus bersabar hingga Oktober mendatang.(Muzzamil)

 

Berita Terkini