Helo Indonesia

Bikin Heboh, Setelah Dinyatakan Meninggal dan Dimandikan, Veteran Perang Kemerdekaan ini Hidup Lagi

M. Haikal - Nasional -> Peristiwa
Sabtu, 3 Juni 2023 16:47
    Bagikan  
Kuningan,
Foto: ist

Kuningan, - Abah Wari, seorang veteran perang kemerdekaan meninggal dan hidup lagi.

HELOINDONESIA.COM - Warga Kampung Tarikolot, Desa Subang, Subang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dibuat geger setelah seorang warga yang sudah dinyatakan meninggal hidup lagi.

Warga tersebut bernama Abah Wari. Nama lengkapnya Hadwari. Kakek  berusia 104 tahun ini merupakan  salah satu  Veteran Pejuang RI di Kuningan yang masih tersisa.

Kejadian yang bikin heboh ini bermula ketika kakek dari  6 orang anak dan 13 cucu ini terjatuh dari bukit dan dinyatakan meninggal oleh warga setempat. 

Namun setelah dimandikan dan dibaringkan di tengah rumah, tiba-tiba tubuhnya menggeliat dan bangun. 

Baca juga: Oknum Kasek dan Guru yang Cabuli 12 Siswi Madrasah di Baturetno Ditahan, Polisi Dalami Kejiwaan Pelaku

Karuan  beberapa orang buyar  ketakutan, termasuk keluarga dekatnya. Spontan kejadian bikin heboh  kampung Tarikolot.

Dalam sekejap, kabar orang meninggal hidup lagi beredar ke seantero kampung, bahkan sekecamatan. 

Kabar ini pun mengundang penasaran warga sekitarnya bahkan beredar luas di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun dari istri Wari serta keluarga lainnya, peristiwa berawal dari abah Wari yang berpamitan untuk pergi melihat kambing yang dikandangkan di pematang sawah pada  Rabu (31/5/ 2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Netflix, Disney, Amazon Cari Cara Hentikan Aturan Tembakau India yang Merepotkan

Karena kondisi abah Wari sudah tidak segesit dulu lagi, dia melangkah perlahan ke perbukitan dimana pematang sawahnya berada.

 Tidak ada yang mengetahui kejadian awalnya. Hanya saja Abah Wari ditemukan  sudah tergeletak di sisi jalanan menurun tidak jauh dari  aliran Sungai Cimonte Kampung Tarikolot. 

Tubuhnya  tidak bergerak sama sekali saat ditemukan.Warga yang mengetahui abah tergeletak segera membawanya ke rumahnya dan tersiar kabar abah Wari meninggal karena terjatuh dari tebing yang ketinggiannya tidak kurang dari 10 meter.

Baca juga: Dani Ardianto Pemain Indonesia yang Berkarier di Timor Leste, Ingin Bermain di Liga Indonesia

Karena hari  mulai gelap, semua keluarga sepakat bahwa abah Wari dimakamkan keesokan harinya.

Hari berikutnya sekitar pukul 06.00 WIB abah Wari dimandikan dan direbahkan di tengah rumah.

Ketika akan dibungkus kain kafan, tiba-tiba ujung kakinya bergerak dan disaksikan oleh semua yang hadir, termasuk beberapa keluarga. Kemudian berbisik perlahan.

"Aing rek dibawa ka mana, aing rek dibawa ka mana?" ( Saya mau dibawa kemana?, saya mau dibawa kemana?)," teriak Abah Wari.

Baca juga: Warga Bandung dan Komunitas Lari Siap Sambut Friendship Run, Ada Kuliner Enak Khas Magelang Lho!

Semua kaget bercampur gembira, Abah Wari yang sudah dinyatakan meninggal ternyata masih hidup.

Diduga semua keluarga tidak mengetahui kondisi seseorang yang pingsan dan meninggal. 

Tidak lama setelah kejadian itu, Abah Wari langsung dibawa ke Puskesmas,  karena di bagian kepala ada luka sobek yang harus dijahit.

"Kami pihak keluarga yang diwakili keponakannya bernama Maman Rode bersyukur, Abah Wari masih hidup, sehingga masih bisa berkumpul dengan keluarga," tutur Yusup juga dari pihak keluarga.