Helo Indonesia

Gerakan Nasional EcoMasjid di Brebes, Upaya Nyata Umat Sejukkan Lingkungan Ibadah

Selasa, 11 November 2025 15:40
    Bagikan  
Gerakan Nasional EcoMasjid di Brebes, Upaya Nyata Umat Sejukkan Lingkungan Ibadah

Penanaman pohon di kompleks Islamic Center Brebes merupakan rangkain kegiatan gerakan nasional EcoMasjod oleh DMI. Foto: ist

BREBES, HELOINDONESIA.COM - Udara pagi yang segar di kompleks Islamic Center Brebes pada Selasa 11 November 2025 menguarkan semangat hijau bagi ratusan peserta dari berbagai elemen yang mengikuti  Sosialisasi Nasional EcoMasjid dan Gerakan Menanam Pohon.

Aksi ini adalah gerakan ekologis yang menyatukan spiritualitas dan kepedulian lingkungan.

Acara dimulai dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) Prof Dr dr Fahmi Idris MKes, didampingi Ketua PW DMI Jawa Tengah, PD DMI Brebes, Kemenag Brebes, OPD Kabupaten Brebes, serta para siswa MAN 1 Brebes. Hadir pula Wakil Bupati Brebes, Wurja SE, yang secara resmi membuka kegiatan nasional ini.

“Gerakan menanam pohon ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata untuk menjaga keseimbangan alam. Masjid harus menjadi pusat perubahan, yang tidak hanya sejuk dalam ibadah, tapi juga sejuk dalam lingkungan,” ujar Wurja, penuh semangat.

Dia menegaskan bahwa konsep Masjid Hijau sangat relevan dengan kondisi global saat ini, di mana perubahan iklim semakin nyata dan mengancam kehidupan generasi mendatang.

Baca juga: Buka MTQH XXXI Tingkat Provinsi di Tegal, Ini Harapan Sekda Jateng

Wakil Ketua PW DMI Jateng, Dr H Multazam Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada DMI Brebes atas keberhasilannya menyiapkan penanaman pohon serentak di wilayahnya.
“Kegiatan ini bermanfaat untuk menghijaukan masjid. Mudah-mudahan menjadi langkah awal untuk memproteksi iklim agar tetap sejuk dan hijau,” katanya.

Sementara itu, Dr (c) Agung Prihatna SSos MKesos, Ketua Departemen Lingkungan dan Ekologi Masjid PP DMI, menjelaskan bahwa gerakan EcoMasjid merupakan bentuk nyata penerapan ajaran Islam tentang pelestarian alam.

“EcoMasjid adalah masjid ramah lingkungan. Gerakan menanam pohon ini adalah amanah yang harus dijalankan bersama. Kami berharap ke depan Kemenag dapat memperluas gerakan ini di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Iman dan Ekologi

Kegiatan di Brebes ini menjadi yang ketiga di Indonesia, setelah sebelumnya dilaksanakan di Pesantren Al Ittifaqiah Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dan Jawa Timur. Brebes dipilih karena memiliki lahan luas, populasi besar, dan potensi ekologis yang strategis. Selain itu, Islamic Center Brebes dikenal sebagai pusat peradaban Islam yang berpengaruh di wilayah pantura selatan Jawa Tengah.

Baca juga: Jateng Sabet Penghargaan Pioneer of Economic Empowerment, Gubernur: Motivasi Dongkrak Investasi

Gerakan ini mengusung tema besar “Penghijauan Berbasis Masjid: Sosialisasi Nasional dan Gerakan Menanam Pohon Serentak dalam Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim.”
Kegiatan berlangsung dalam tiga sesi utama: Penanaman Pohon Serentak se-Indonesia (07.00–09.00 WIB), Stadium General bersama Ketua Pimpinan Pusat DMI (09.00–10.30 WIB), dan Sosialisasi Nasional Teologi Ekologis (EcoMasjid) yang menghadirkan narasumber dari tingkat nasional, provinsi, hingga daerah.

Dalam paparan para narasumber, ditegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan advokasi lingkungan. Nilai-nilai Islam tentang keseimbangan alam, larangan berbuat kerusakan (fasad), dan ajaran hemat dalam penggunaan air menjadi dasar moral gerakan ini.

Melalui EcoMasjid, diharapkan tumbuh komunitas masjid ramah lingkungan yang mengedukasi jemaah untuk mengurangi penggunaan plastik, mengelola sampah, serta melakukan penghijauan di sekitar area masjid. (Aji)