Helo Indonesia

Disdikbud Tubaba Gerak Cepat Usulkan Perbaikan SMPN 5 ke Pemerintah Pusat

Rabu, 22 Juli 2026 12:12
    Bagikan  
Disdikbud Tubaba Gerak Cepat Usulkan Perbaikan SMPN 5 ke Pemerintah Pusat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----
Di tengah upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), M. Cheri Sopian, S.H., M.H., meninjau kondisi sarana dan prasarana SMP Negeri 5 Tumijajar yang mengalami kerusakan.

Peninjauan tersebut dilakukan usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah dari Drs. H. Dimanto Bangun, M.M., kepada Tri Yulianti, S.Pd. Momentum pergantian kepemimpinan itu dimanfaatkan Disdikbud untuk memastikan secara langsung kondisi fisik sekolah sekaligus menginventarisasi kebutuhan rehabilitasi.

Dalam inspeksi tersebut, M. Cheri Sopian bersama jajaran Disdikbud menemukan sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan, terutama pada bagian plafon yang terlepas. Kondisi itu dinilai perlu segera ditangani agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan proses belajar mengajar.

"Kami meninjau langsung kondisi kerusakan sarana dan prasarana di SMPN 5 Tumijajar. Ada beberapa ruang kelas yang mengalami kerusakan, terutama plafon yang sudah copot. Untuk itu, kami telah mengajukan proposal rehabilitasi kepada pemerintah pusat," ujar M. Cheri Sopian, Selasa (21/07/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan yang terjadi belum masuk kategori rusak berat sehingga belum memenuhi syarat untuk memperoleh bantuan rehabilitasi melalui skema Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Di sisi lain, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) juga tidak memungkinkan digunakan untuk membiayai rehabilitasi dalam skala tersebut karena keterbatasan anggaran.

"Kerusakan ini belum bisa diakomodasi melalui Dapodik karena belum masuk kategori rusak berat. Sementara jika menggunakan dana BOS, anggarannya tidak mencukupi. Karena itu, kami sudah mengusulkan bantuan rehabilitasi kepada pemerintah pusat dan berharap proposal tersebut segera mendapat persetujuan agar perbaikan bisa segera dilaksanakan," jelasnya.

Menurutnya, penyediaan sarana dan prasarana yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Disdikbud Tubaba berharap usulan rehabilitasi tersebut dapat segera direalisasikan sehingga kerusakan di SMPN 5 Tumijajar dapat ditangani secepatnya. Perbaikan infrastruktur sekolah dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah saat menjalankan aktivitas belajar mengajar.

(Rohman)