Helo Indonesia

PPK Ormawa Undip Latih Petani di Dusun Pranten Membuat Pupuk Organik

Jumat, 8 September 2023 20:33
    Bagikan  
PPK Ormawa Undip Latih Petani di Dusun Pranten Membuat Pupuk Organik

Sejumlah mahasiswa dari PPK Ormawa BEM Undip menjelaskan teknis pembuatan pupuk organik kepada warga Dusun Pranten, Desa Seloprojo, Magelang, baru-baru ini.

MAGELANG, HELOINDONESIA.COM - Teknologi pertanian ramah lingkungan adalah teknologi yang tidak merusak lingkungan dan tetap menghasilkan produktivitas tinggi yang mengedepankan keamanan pangan bagi masyarakat.

Salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, belum lama ini Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) BEM Fakultas Hukum Undip menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair memanfaatkan limbah kotoran ternak.

Selain mahasiswa, kegiatan yang berlangsung di Dusun Pranten, Desa Seloprojo, Kabupaten Magelang tersebut juga melibatkan dosen serta anggota Kelompok Tani Milenial Taruna Jaya Mandiri desa setempat. Melalui pelatihan ini, para petani diharapkan mampu memproduksi serta memenuhi kebutuhan pupuk secara mandiri.

Baca juga: Jateng Turunkan 24 Pesilat di Pra-PON, Empat Atlet Sudah Kantongi Wild Card

Ketua Tim PPK Ormawa BEM FH Undip, Queen Aisyah Primarini mengatakan, ada sejumlah keunggulan dari pupuk organik diantaranya lebih ramah lingkungan, menambah pendapatan peternak serta meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah akibat pemakaian pupuk anorganik secara berlebihan. "Kotoran hewan dan urine ternak yang melimpah dapat menjadi solusi bagi penggunaan pupuk yang ramah lingkungan," kata Queen.

Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan sekolah lapang satu ini merupakan salah satu program kerja dari PPK Ormawa BEM FH Undip.
Selain memberikan pengetahuan dan peningkatan kapasitas masyarakat Dusun Pranten, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani, kegiatan ini sebagai upaya meminimalisasi pencemaran lingkungan dari limbah ternak.

Dalam sambutannya, Kepala Dusun Pranten Solikin berharap kegiatan seperti kerap dilakukan. "Semoga melalui kegiatan ini kesejahteraan warga, khususnya para petani semakin meningkat," ucapnya.
Kegiatan pelatihan dimulai dengan membagikan lembar post test untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap pupuk cair dan padat organik. (Aji)