LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Hampir genap setahun, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dua kali terjun langsung mengatasi banjir permukiman warga akibat adanya bottleneck drainase PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Panjang.
Wali Kota Eva Dwiana langsung memimpin pembenahan drainase permukiman warga pada Sabtu (8/2/2025), pukul 18.00 WIB hingga Minggu (9/2/2025), pukul 04.00 WIB. Menurut dia, harus dipercepat pengerjaannya
Perwakilan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 , Lingga Junior Manager teknik menemui Walikota Eva Dwiana di lokasi banjir.
Pihaknya berjanji akan membongkar saluran drainase yang ditutup dan memperbesar saluran air agar mudah surut dan bisa langsung ke laut.
"Nanti kita bongkar dan dipelebar saluran airnya juga membantu melakukan pengerukan sendimen, mudah-mudahan tidak ada lagi warga dan penggun jalan yang terhambat banjir di sekitar Pelindo, tuturnya.
Tahun lalu, tepatnya Sabtu sore hingga malam (2/3/2024), jalan depan Kantor Pelindo Panjang pernah kebanjiran hingga setinggi 30 centimeter. Pemicunya, drainase air tertutup tembok kawasan pelabuhan internasional tersebut.
Air hujan terhambat mengalir ke laut akibat ada tembok pagar pelabuhan di depan kantor perusahaan milik negara tersebut. Akhirnya, setiap hujan deras, air meluap hingga ke jalan serta ke Kelurahan Pidada dan Panjang Utara.
"Penyebab banjir saluran drainase milik Pelindo ditutup sehingga membanjiri jalan dan perkampungan warga dua kelurahan," Kata Camat Panjang Hendri Satria Jaya kepada Helo Indonesia, Minggu (8/2/2025). (Hajim).