LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----- – Belum diketahui, apakah Jaya Suprana akan memasukkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pelantikan serentak para kepala daerah yang pertama, terbanyak, terheboh, dan terbesar di Istana Merdeka, Kamis (20/2/2025).
Yang pasti, hari itu, untuk pertama kalinya sejarah mencatat Jakarta banjir kepala daerah. Ada 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah kumpul untuk dilantik Presiden Prabowo sebagai gubernur, bupati, wali kota dan para wakilnya.
Aura kelegaan, kebahagiaan, takzim syukur, berikut raut tegang ataupun pendar khidmat terekam dari wajah 37 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati dan 363 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.
Menyusul kelak, 38 pasangan kepala daerah dan wakil terpilih yang tertunda dilantik sebab masih berproses sengketa PHPU Pilkada di MK. Ada 2 kepala daerah pilkada ulang karena yang menang kotak kosong yakni Belitung pada 27 Agustus 2025.
Sementara di Kota Bandarlampung, hasil patroli Helo Lampung selama dua jam, Jumat (21/2/2025), banjir karangan bunga ucapan selamat atas dilantiknya Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal dan wakilnya Jihan Nurlela.
Karangan bunga sampai radius hingga 800 meter dari kediaman pribadi Gubernur Lampung Rahmad Mirzani Djausal sepanjang Jl. Flamboyan dan Jl Nusa Indah, Pahoman, hingga Enggal, sampai Jl Way Sekampung.
Ditambah lagi, karangan bunga berjajar di trotoar Rumah Dinas Gubernur Lampung Mahan Agung hingga meluber ke Jl Pangeran Diponegoro, Jl Wolter Monginsidi, dan Jl Dr Warsito area kantor Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung,
Karangan bunga tak kalah heboh buat Wali Kota Eva Dwiana dan Wakil Wali Kota Deddy Amarullah sepanjang jalan rumah Wali Kota Eva Dwiana di Jl Cut Nyak Dien hingga Jl Pangeran Emir M Noer, Jl Kartini, Jl Ahmad Yani, Jl Raden Intan, area Tugu Adipura (Bundaran Gajah) Enggal.
Kalimat karangan bunga nyaris seragam, yakni selamat atas pelantikan Mirza-Jihan dan Eva-Deddy. Semoga penyambutan masyarakat menabur bunga sebagai ekspresi suka cita mendapatkan kepada daerah baru sekaligus harapan baru. (Muzzamil)