LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Wali Kota Eva Dwiana mendampangi kunjungan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela ketiga calon siswa sekolah rakyat di RT 04 LK II Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Wayhalim, Senin (12/5/2025).
Rencana, gelombang pertama sekolah rakyat tahun 2025, ada 4 Rombongan Belajar (Rombel) untuk siswa -siswi SMA dengan masing-masing berisikan orang pelajar, termasuk 3 siswa dari Kota Bandarlampung.
Prototipe bangunan dan gedung sekolah rakyat dan proses selektifitas calon siswa sekolah rakyat yang harus terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori Desil, yaitu kelompok keluarga miskin dan ekstrem miskin.
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyampaikan bahwa untuk anak-anak kurang mampu telah diajukan semua tinggal tergantung dari pusatnya. Yang penting, ada kolaborasinya. "Semua yang disampaikan Menteri sudah kita laksanakan," katanya.
Menurutnya, tinggal bagaimana memacu untuk kondisi rumah yang dihuni warganya, termasuk ke golongan orang yang tidak mampu,yang kata pak menteri ekstrem miskin.
Pemkot Bandarlampung sudah lama menyiapkan rumah susun bagi warga yang kurang mampu, terkait pendidikan kita juga sudah memberikan fasilatas berupa billing,dan program lainnya.
"Alhamdulillah dengan adanya program sekolah rakyat, bagi anak-anak dari keluarga miskin dapat memperbaiki standar hidup para siswa yang nantinya akan mengubah kondisi perekonomian keluarganya," katanya.
"Apalagi pihaknya terus berkolaborasi dengan Pemrintah Pusat, dan Pemprov Lampung untuk kemajuan pendidikan di Kota Bandarlampung," ujar Wali Kota Eva Dwiana
Sementara salah satu calon siswa sekolah rakyat Khusnul Mubarak mengaku senang dengan tawaran melanjutkan sekolah.
Sebelum menerima program sekolah rakyat, ia mengaku sudah mengurungkan niatnya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya setelah lulus dari SMP karena marasa kasian dengan bibinyanya yang selama ini telah membantu membiayai sekolahnya.
Di tempat yang sama, Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf mengatakan program sekolah rakyat yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto sudah mulai memasuki tahap pendataan lokasi sekolah dan calon pelajar.
Nantinya, penerima manfaat program ini supaya Tahun Ajaran Baru 2025/2026 sekolah rakyat yang akan dimulai untuk jenjang pendidikan SMA bisa berjalan serentak di Indonesia.
Guna mempersiapkan sekolah rakyat di Lampung, Menteri Sosial mengunjungi fasilitas gedung sekolah rakyat di Hajimena, kecamatan Natar Lampung Selatan, yang diproyeksikan akan menampung seribu pelajar penerima program sekolah rakyat mulai dari jenjang SD, SMP, dan SMA.
Selain melihat fasilitas gedung menteri juga mengunjungi sejumlah calon pelajar dari kota Bandarlampung yang nantinya akan menerima manfaat, guna memastikan kelayakan dan kesiapan para calon pelajar.
Saifullah Yusuf menambahkan, sekolah rakyat akan dimulai pada Juli nanti, dan dimulai dengan menyediakan 4 rombongan belajar jenjang SMA dengan masing-masing rombel berisikan 25 orang pelajar,dan memastikan gedung badan pengembangan sumber daya manusia yang ada di natar layak dan memenuhi standar.(Hajim).