SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Universitas Semarang (USM) berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah resmi menyepakati penyelenggaraan ajang penghargaan bergengsi USM Prasasta Gala Awards 2026.
Ajang PGA 2026 merupakan panggung apresiasi yang kredibel untuk memberikan apresiasi, penghormatan tertinggi, dan pengakuan yang layak kepada tokoh-tokoh pemikir, penggerak, inovator, dan pemengaruh (influencer) di Jawa Tengah yang telah mendharmabaktikan karyanya bagi masyarakat, dunia industri, serta kelestarian lingkungan.
Baca juga: Sinergi PTS Jateng: USM dan 17 Kampus Sepakat Hibahkan Sarpras ke LLDikti Wilayah VI
Sinergi strategis ini ditandai dengan penandatanganan pernyataan bersama (joint statement) yang berlangsung di Kantor Kadin Jateng, Jalan Papandayan, Kota Semarang, pada Selasa 9 Juni 2026.
Penandatanganan komitmen bersama ini dilakukan langsung oleh Rektor USM Dr Supari ST MT, Ketua Umum Kadin Jateng Harry Nuryanto Soediro, dan Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana.
Turut hadir menyaksikan momentum penting tersebut antara lain Ketua Panitia USM Prasasta Gala Awards 2026 Ir Ferry Firmawan ST MT PhD IPU, Wakil Ketua Panitia Dr Adi Ekopriyono MSi, serta Ketua Dewan Juri Prof Sudharto P Hadi MES PhD. Dari kalangan PWI Jateng, hadir Sekretaris Achmad Ris Ediyanto dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Sunarto.
Rektor USM, Dr Supari ST MT, menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak boleh lagi berjalan sendiri di dalam "menara gading". Tridharma Perguruan Tinggi yang diemban harus mampu berdenyut seirama dengan dinamika dunia usaha dan sosial masyarakat.
"Kehadiran kita hari ini adalah untuk menegaskan maksud tersebut: mengikatkan diri dalam kolaborasi lintas sektor yang setara, sinergis, dan berdampak luas. Melalui perhelatan USM Prasasta Gala 2026—yang juga menjadi kado bermakna menyambut Dies Natalis ke-39 USM—kita ingin memastikan inovasi dan kontribusi nyata para tokoh maupun institusi di Jateng mendapatkan panggung apresiasi yang layak dan kredibel," ujar Supari.
Supari menguraikan, sinergi Academic, Business, Government dan Media (ABGM) ini memiliki porsi kekuatan yang saling melengkapi. Kolaborasi dengan Kadin memastikan penilaian di sektor ekonomi dan industri berjalan kontekstual, sementara PWI bertindak sebagai jangkar objektivitas dan transparansi publik.
"Besar harapan saya, Joint Statement yang kita tanda tangani hari ini tidak berhenti di atas kertas bermaterai saja, melainkan menjadi komitmen jangka panjang sebagai katalisator kemajuan masyarakat Jawa Tengah," imbuhnya.
Apresiasi senada disampaikan Ketua Umum Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro. Menurutnya, penghargaan ini akan menjadi ruang representatif untuk memberikan penghormatan kepada para tokoh pemikir, penggerak, dan pemengaruh (influencer) di Jawa Tengah.
"Bagi dunia usaha, sebuah penghargaan akan menjadi pemacu dan pemicu dalam memberikan dampak strategis usaha karena membangun tingkat kepercayaan (trust) serta reputasi di mata konsumen, investor, maupun stakeholder," jelas Harry.
Baca juga: 265 Atlet dari 12 Kabupaten/Kota Ramaikan Kejurda Atletik Lampung 2026
Harry juga mengaku bangga bisa bekerja sama dengan figur-figur dinamis dan visioner yang mengawal agenda ini. Ia menyebut Rektor USM Supari sebagai salah satu dari sedikit rektor aktif yang dinobatkan sebagai tokoh Pamomong Jateng, Prof Sudharto P Hadi selaku pakar pembangunan berkelanjutan internasional, serta Ketua PWI Jateng Setiawan HK peraih penghargaan Press Card Number One (PCNO).
"Kami meyakini kolaborasi ini dapat membangun ekosistem kemitraan strategis yang kuat dalam memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang masif, khususnya meningkatkan daya saing daerah," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana menyoroti pentingnya titik temu antara tiga pilar utama pembangunan ini.
"Media adalah mata publik. Kampus adalah dapur gagasan. Dunia usaha adalah mesin penggerak ekonomi. Ketika ketiganya bersinergi, maka lahir kepercayaan publik, inovasi, dan keberpihakan pada kepentingan bangsa," papar Setiawan.
Ia menambahkan bahwa bangsa ini membutuhkan narasi yang jujur dari ruang redaksi, riset yang membumi dari ruang kelas, serta keberanian investasi dari dunia usaha demi memastikan demokrasi yang sehat dan SDM yang unggul.
Dewan Juri
Ketua Panitia USM Prasasta Gala Awards 2026, Ir Ferry Firmawan ST MT PhD IPU, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah ikhtiar kolektif untuk menghargai insan yang mendharmabaktikan karyanya bagi kemajuan industri dan kelestarian lingkungan di Jateng.
Ferry menjamin proses seleksi hingga penilaian akan berdiri tegak di atas objektivitas, berkat hadirnya para dewan juri yang kompeten dan kredibel yang memadukan unsur akademisi, pengusaha, hingga tokoh pers.
"Kehadiran Prof. Sudharto P. Hadi selaku Ketua Dewan Juri menjadi jaminan mutu kredibilitas forum ini. Selain beliau, dewan juri juga diperkuat oleh tokoh nasional seperti Sandiaga Uno dan Ketua Dewan Pers Prof Komaruddin Hidayat," ungkap Ferry.
Pihak panitia juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada Kadin Jateng atas komitmen menggerakkan dunia usaha, serta kepada PWI Jateng yang terus mengawal marwah keterbukaan informasi dan kode etik jurnalistik dalam menyebarluaskan inspirasi positif ini ke masyarakat luas. (Aji)