KENDALHELOINDONESIA.COM -Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kendal nomor urut satu, Dyah Kartika Permanasari dan Benny Karnadi mendatangi lokasi pasar sayur yang ada di area Terminal Bahurekso, Desa Jenarsari, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Sabtu (5/10/2024).
Sambil berbelanja, paslon nomor urut satu yang akrab disapa Mbak Tika dan Mas Benny ini kompak mendatangi para pedagang pasar sayur yang berjualan sejak pukul 02.00 - 07.00 WIB satu persatu untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan masukan maupun keluhan mereka.
Usai mendengar aspirasi para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Grosir Sayur Gemah Ripah Makmur, Mbak Tika menjelaskan bahwa kedatangannya bersama pasangannya Mas Benny untuk memenuhi undangan para pedagang sayur yang beranggotakan kurang lebih sekitar 400 orang yang berasal dari Kabupaten Kendal.
"Kami datang untuk bertemu langsung dengan mereka. Sekaligus mendengarkan keluhan dan menyerap aspirasi yang disampaikan para pedagang sayur yang ada di terminal Bahurekso ini," ujar Mbak Tika.
Terminal Bahurekso
Senada Benny Karnadi mengatakan, ada beberapa poin yang disampaikan kepada Tika - Benny. Diantaranya keinginan para pedagang sayur yang ingin tetap berjualan di Terminal Bahurekso. "Karena menurut mereka pembangunan pasar baru itu kan terlalu lama, dan mereka sekarang sudah mapan di Terminal Bahurekso ini," ujar Mas Benny.
Namun ada yang membuat was-was para pedagang pedagang sayur yakni terkait keberadaan mereka di pasar di Terminal Bahurekso yang butuh kepastian. Lantaran lokasi mereka berjualan saat ini adalah milik Dinas Perhubungan.
"Selain itu mereka juga mengeluhkan pasar Weleri yang baru. Katanya ada yang sudah dapat kartu kuning tapi ada yang belum. Dan jumlah pedagang pasar Weleri baru yang punya kartu kuning kan ada sekitar 1.600 pedagang tapi saat ini lapak yang tersedia hanya untuk 800 pedagang," ungkapnya.
Selain itu, Benny juga menyampaikan bahwa kondisi pasar Weleri 1 masih belum maksimal. Terutama kondisi pagar yang terlihat belum direnovasi dan terlihat sudah tidak layak. "Mereka meminta gerbang depan pasar baru harus direnovasi supaya terlihat suasana pasar. Jadi harapannya pedagang sayur ini juga mendapakan tempat layak untuk berjualan di dini hari karena mereka berjualan dari jam 2 dini hari sampai jam 6 pagi," tandasnya.(Anik)