✕

Pemdes Serang Kembali Gelar Festival Gunung Slamet, Bakal Diramaikan Penyanyi Budi Doremi

Sabtu, 8 Juli 2023 18:54
Kegiatan kirab air Sikopyah yang menjadi salah satu agenda Festival Gunung Slamet. Foto: purwokertokita.com

PURBALINGGA, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Desa (Pemdes) Serang, Kecamatan Karangreja,  Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, akan kembali menyelenggaraan Festival Gunung Slamet (FGS) tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Joko Purnomo, pengelola D’Las saat dihubungi , Sabtu 8 Juli 2023.

Pria yang akrab disapa Momo itu, menjelaskan FGS akan diselenggarakan selama tiga hari yakni Jumat-Minggu (28-30/7) bertempat di kawasan wisata D’Las Desa Serang.

Sejumlah acara inti digelar saat FGS. Dimulai pada hari Jumat (28/7) yaitu bersih desa dan kenduri, serta Serang Bersholawat bersama Qasima dari Magelang, pada Sabtu (29/7) digelar kirab pengambilan tuk (mata air) Sikopyah, dan live akustik bersama artis ibu kota Budi Doremi, selanjutnya pada Minggu (30/7) yaitu digelar perang tomat.

“Festival gratis bagi pengunjung, dan pengunjung bisa ikut acara bersih Gunung Slamet,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan FGS berawal dari kegiatan budaya adiluhung yang sudah dari dulu dilaksanakan seperti ruwat bumi, malamnya pagelaran wayang kulit dll. Nah,  seiring berjalannya waktu kegiatannya tersebut dikemas secara menarik mengingat Desa Serang  berstatus sebagai desa wisata.

‘’Guna makin menggaungkan Deswita Serang makin memiliki daya tari bagi pengunjung dari luar kota,  kami  buatlah Festival Gunung Slamet. Tahun ini kami merencanakan mendatangkan penyanyi Budi Doremi,’’ kata Momo.

Sebelumnya, kata dia, sejumlah  artis ibukota yang pernah hadir di FGS yaitu seperti Isyana Sarasvati, Anji, Pongki, dan Andara Kehadiran mereka guna memberikan suguhan yang lebih kepada pengunjung.

Selain acara inti, ada pula beberapa acara pendukung seperti lomba mewarnai, kampung dodolan, kampung desa wisata, pentas seni desa wisata Kabupaten Purbalingga, dan live music “Ambyar Project”. Momo menambahkan, selain untuk melestarikan budaya yang ada di Desa Serang, tujuan adanya FGS ini adalah sebagai upaya pelestarian alam dan menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Harapannya FGS ini juga bisa masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kemenparekraf RI,” pungkasnya. (Aji)

 

Berita Terkini