HELOINDONESIA.COM -Di halaman pribadinya, Le Minh Dung – mantan asisten tim Vietnam di bawah asuhan Coach Troussier, baru saja menyinggung situasi lemparan ke dalam Pratama Arhan.
Namun yang disorot Minh Dung adalah pada pertandingan antara U22 Vietnam dan U22 Indonesia di semifinal sepak bola putra SEA Games.
Lho lho lho
Baca juga: Prabowo Dukung Usulan Pilkada Dikembalikan ke DPRD
Menurutnya dari 32 Rekaman teknis menunjukkan Arhan melakukan kecurangan dengan melakukan lemparan ke dalam, dengan posisi berbeda dengan yang seharusnya.
Pratama Arhan diam-diam berjalan lebih dari 15 meter dan mendekati gawang Vietnam U22. Lemparan ke dalam ini menyulitkan kiper Vietnam U22 untuk memblok sehingga menciptakan kondisi bagi Indonesia U22 untuk mencetak gol guna menambah skor menjadi 2-1.
Rahasia maut
Baca juga: Dugaan Cara Agus Buntung Agar Calon Korban Mau Membuka Celananya
Menurut penelitian reporter surat kabar elektronik VTC News, pemain Vietnam U22 menyadari masalah tersebut dan langsung mengadu kepada wasit. Namun wasit ini tetap mengakui gol ilegal Indonesia U22.
Di Piala AFF 2024, tim Indonesia menemui jalan buntu saat laga melawan Laos. Pada pertandingan tersebut media Vietnam juga mengakui dahsyatnya lemparan kedalam yang dilakukan oleh Pratama Arhan, yang disebut minciptakan lemparan yang membuat bola berputar, membentuk lengkung pelangi yang kemudian jatuh dalam kotak gawang yang sangat berbahaya
Kini Tim Vietnam dengan cermat memperhatikan lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Pratama Arhan. Gelandang timnas Vietnam Bui Tien Dung mengatakan, seluruh tim sudah menyiapkan rencana untuk mencegah lemparan ke dalam yang dilakukan Indonesia.
