Helo Indonesia

Membangun Ekosistem Inovasi untuk Pendidikan Unggul

Prty - Teknologi
1 jam 19 menit lalu
    Bagikan  

HELOINDONESIA.COM - Perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, diperlukan pembangunan ekosistem inovasi yang terintegrasi dan berkelanjutan melalui hilirisasi hasil riset yang berdampak serta penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan akademik yang digelar di Emersia Hotel Lampung, Bandar Lampung, pada 23 Juni 2026, dengan menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II.

Dalam paparannya, Prof. Iskhaq Iskandar menegaskan bahwa hilirisasi riset menjadi langkah penting dalam memastikan hasil penelitian yang dihasilkan perguruan tinggi tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, melainkan dapat diterapkan dan memberikan manfaat langsung bagi dunia usaha, industri, pemerintah, serta masyarakat luas.

Menurutnya, riset yang berdampak akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional serta meningkatkan daya saing bangsa.
Selain itu, penguatan IKU perguruan tinggi juga menjadi faktor strategis dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi. Melalui indikator yang berorientasi pada luaran dan dampak, perguruan tinggi didorong untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, memperkuat kemitraan dengan dunia kerja, meningkatkan produktivitas penelitian, serta memperluas kontribusi akademik dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Prof. Iskhaq menekankan bahwa pembangunan ekosistem inovasi semesta membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia industri, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut akan menciptakan ruang yang kondusif bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung transformasi pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

Melalui penguatan budaya riset, percepatan hilirisasi inovasi, serta peningkatan capaian IKU secara berkelanjutan, perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan berbasis pengetahuan.

Upaya tersebut pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan sumber daya manusia unggul, serta terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaya saing di era global.( rls)