Helo Indonesia

Hati-hati Gunakan QR Code, Uang Anda Bisa Bablas dari Rekening M-Banking

M. Haikal - Teknologi
Senin, 10 Juli 2023 12:50
    Bagikan  
QR code,
Foto: tangkapan layar

QR code, - Hati-hati penggunaan QR code lantaran banyak penipuannya.

HELOINDONESIA.COM - Teknologi yang semakin canggih sehingga membuat kita tidak bisa terlepas untuk menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. 

Sejatinya teknologi diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, namun hal ini disalahgunakan oleh orang untuk menipu. 

Metode penipuan yang baru-baru ini ramai di media sosial adalah melalui QR Code.

QR Code sendiri merupakan metode pembayaran yang mempermudah dalam transaksi antara penjual dan pembeli. 

Baca juga: Komentar Ganjar pada Unggahan Akun Happy Asmara, Picu Reaksi Penggemar Sang Pedangdut

Sayangnya, teknologi ini disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk merampas uang dari akun bank seseorang.

Seperti yang terjadi pada seorang pria berusia 60 tahun di Singapore yang telah menjadi korban penipuan melalui QR Code ini setelah kehilangan 20.000 dolar singapore dari akun banknya. 

Peristiwa ini terjadi saat ia melakukan scan QR Code di sebuah toko minuman dengan maksud untuk membeli satu gelas bubble tea dengan mengisi survei.

Tanpa disadari, QR Code tersebut mengarahkan pria tersebut ke sebuah aplikasi pihak ketiga yang justru memungkinkan penipu untuk melihat isi ponselnya dan mencuri data pribadinya. Setelah itu, uang di akun banknya pun diambil.

Baca juga: Viral Lautan Sampah, Wali Kota Eva Bilang Pantai Wewenang Provinsi

Pada bulan April, polisi dan Cyber Security Agency of Singapore telah memperingatkan masyarakat tentang bahaya mengunduh aplikasi dari situs yang tidak jelas.

Pasalnya,  aplikasi semacam itu dapat mengandung malware yang akan diinstal di ponsel korban.

Malware tersebut dapat mencuri data rahasia pribadi termasuk kredensial perbankan. 

Polisi melaporkan bahwa sejak Maret, telah terjadi setidaknya 113 kasus di mana korban kehilangan uang dengan rata-rata mencapai 445.000 dolar.

Baca juga: Terseret Polemik JIS, Buro Happold Buru-buru Klarifikasi, Begini Tanggapannya

Beaver Chua, kepala anti-penipuan di departemen kepatuhan kejahatan keuangan grup Bank OCBC, menjelaskan bahwa penipu menggunakan berbagai cara licik untuk menarik korban.

Salah satunya adalah dengan menempelkan kode QR palsu di luar perusahaan F&B. Hal ini membuat konsumen sulit membedakan antara kode QR yang sah dan yang jahat.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya tetap waspada terhadap metode penipuan yang terus berkembang. 

Menghindari mengunduh aplikasi dari situs yang meragukan dan selalu memeriksa keaslian QR Code sebelum melakukan scan adalah langkah-langkah yang dapat kita ambil untuk melindungi keamanan keuangan kita.

Baca juga: Naikan Harga Tawaran, Bayern Munchen Ngebet Pingin Boyong Harry Kane

Jika kita melakukan transaksi QR Code, pastikan bahwa QR tersebut memang benar - benar QR Code yang dituju. Bila perlu, tanyakan kembali kepada penjaga guna meyakinkan keaslian QR Code.

Artikel ini ditulis dengan tujuan agar kita selalu berhati - hati dalam bertransaksi. 

Dari penjelasan artikel ini, semoga bisa  memberikan pemahaman yang lebih mudah dan jelas mengenai penipuan melalui QR Code serta mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam bertransaksi menggunakan teknologi yang semakin canggih.



Tags
penipuan