HELOINDONESIA.COM - Legenda bulu tangkis Datuk Cheah Soon Kit telah mendesak Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) untuk segera memulai persiapan ganda putra di Olimpiade Los Angeles 2028.
Peraih medali perak Olimpiade Atlanta 1996 itu meyakini kerja keras sejak awal sangat penting bagi Malaysia untuk berupaya keras meraih medali emas Olimpiade yang sulit diraih di LA.
"BAM harus cukup berani untuk bereksperimen dengan kombinasi baru yang melibatkan para pebulu tangkis muda," kata Soon Kit.
Direktur pelatihan nasional Rexy Mainaky, yang terkenal karena kemampuannya mengidentifikasi kombinasi pemenang, dapat memainkan peran penting dalam menemukan pasangan baru.
Namun, ia menyarankan untuk mempertahankan kemitraan pemain nomor 6 dunia Aaron Chia-Soh Wooi Yik dan Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani (No. 8), yang akan berusia 30-an pada tahun 2028, asalkan mereka tetap termotivasi dan haus akan kesuksesan.
Baca juga: China Masters 2024: Jojo Melaju ke Semifinal akan Hadapi Shi Yu Qi
Banyak negara telah mulai bereksperimen dengan kombinasi baru setelah Olimpiade Paris pada bulan Agustus, tambah Soon Kit, 56.
"BAM harus fokus menemukan kombinasi terbaik untuk lolos ke LA28," katanya.
"Bakat-bakat muda seperti juara dunia junior Aaron Tai dan Kang Khai Xing harus mulai berkompetisi secara teratur di World Tour untuk mendapatkan pengalaman berharga. BAM kemudian dapat menilai kemajuan mereka dan memutuskan apakah perlu ada perombakan."
"Kami punya banyak pemain berbakat. Dengan perencanaan yang matang, kami bisa membidik lebih tinggi dari perunggu yang diraih di Paris 2024. Jika kami mulai sekarang, medali emas pun bisa diraih."
Soon Kit menekankan pentingnya mempersiapkan diri untuk perkembangan ganda putra, di mana pasangan-pasangan muda sudah muncul sebagai pesaing tangguh.
Baca juga: Liga Inggris 2024: Amorim Dihantui Cedera Pemain saat Debut Bersama Man Uited
"Kita tidak perlu banyak kombinasi — dua kemitraan yang solid sudah cukup. Namun, harus ada program yang jelas untuk membantu pasangan-pasangan yang menjadi target ini menyamai pesaing dari Tiongkok, Korea Selatan, Indonesia, dan Denmark," katanya.
Ia menambahkan bahwa memperkenalkan pasangan baru juga dapat membantu duo berpengalaman seperti Aaron-Wooi Yik dan Sze Fei-Izzuddin mempertahankan keunggulan mereka.
Selain Aaron/Khai Xing, pasangan muda lainnya di bawah BAM termasuk peringkat 14 dunia Man Wei Chong/Tee Kai Wun, Choong Hon Jian-Haikal Nazri (No. 19) dan Wan Arif Wan Junaidi/Yap Roy King (No. 25).***