SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Gemuruh sorak penonton di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, menjadi saksi lahirnya para bintang baru bulu tangkis antarkampus.
Selama empat hari hingga Sabtu (29/8/2026), sebanyak 149 student-athlete dari 17 perguruan tinggi lintas daerah—mulai dari Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, hingga Makassar—berduel sengit dalam ajang Campus League Badminton Regional Semarang.
Baca juga: Lawan Rob dan Krisis Pangan, Tim USM Latih Ibu-Ibu Timbulsloko Manfaatkan Akuaponik Galon Bekas
Penyelenggaraan musim perdana ini menjadi terobosan segar bagi ekosistem olahraga kampus. CEO Campus League, Ryan Gozali, menegaskan bahwa ajang ini dirancang sebagai jembatan pembinaan atlet berprestasi tanpa mengorbankan pendidikan akademik.
"Campus League hadir untuk menaungi talenta-talenta luar biasa yang mungkin belum menembus Pelatnas, sekaligus membuktikan bahwa menjadi atlet berprestasi dan mahasiswa sukses bisa berjalan berdampingan," tandas Ryan.

Tak hanya persaingan sengit, turnamen ini juga menyedot perhatian lewat penerapan sistem skor terbaru Badminton World Federation (BWF) dengan format best of three sets dan relay point kumulatif target 55 poin. Langkah ini diambil untuk mempercepat adaptasi para atlet muda terhadap regulasi global masa depan.
UNS Borong Tiga Gelar
Kategori tunggal Perseorangan, menjadi panggung kejayaan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Kampus asal Surakarta ini sukses menyabet tiga gelar juara sekaligus lewat dominasi sektor ganda, yaitu Ganda Putra atas nama Adna Farrell Nugroho / Muhamad Khalil Munawar Abullah, Ganda Putri pasangan Lintang Ari Rahmawati / Tanaya Yafiyah Darojat, serta Ganda Campuran atas nama Adna Farrell Nugroho / Lintang Ari Rahmawati
Kejutan manis datang dari nomor Tunggal Putri. Srikandi Universitas Islam Indonesia (UII), Alfira Deanika, tampil memukau usai menumbangkan wakil Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selvyra Khalishah, dua set langsung 15-10, 15-13.
"Ini pertama kalinya saya mewakili kampus dan langsung meraih Juara 1. Rasa bangga dan harunya luar biasa," ungkap Alfira penuh haru.
Sementara itu, nomor Tunggal Putra disabet oleh Akmal Zaidan Pamuji (Unsoed), dan kategori unik 3 vs 3 dimenangi oleh trio Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang terdiri atas Muhammad Rafael Ramadhani / Ryan Adi Wicaksono / Ayu Dian Pertiwi.
Rangkaian pertandingan kategori Beregu (Tim) menghadirkan dinamika dengan penerapan sistem skor baru BWF yang menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif. Puncaknya, tim Universitas Islam Indonesia (UII) tampil impresif mengalahkan Universitas Negeri Semarang dengan skor 2-0.
Ganda putra UII, Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Muhammad Danish Maulad Ferary, menjadi penentu kemenangan manis tersebut. Kunci sukses UII tak lepas dari kekompakan serta persiapan matang tim.
“Alhamdulillah kami bisa menjadi juara dan tidak ada pemain yang cedera. Persaingan di lapangan berlangsung ketat, terutama di final. Kunci kemenangan kami sebenarnya ada pada kerja sama tim. Kemenangan ini hadir berkat kontribusi teman-teman yang bertanding di lapangan maupun yang memberi dukungan dari luar lapangan, serta para pengurus yang menyiapkan kebutuhan kami selama pertandingan,” ucap Jatmiko.
Ganda putra UII, Mochammad Billawal Aryo Jatmiko / Muhammad Danish Maulad Ferary, menjadi penentu kemenangan manis tersebut. Kunci sukses UII tak lepas dari kekompakan serta persiapan matang tim.
Kemenangan ini memastikan langkah UII bersama tiga tim semifinalis lainnya—Unnes, UNS, dan Unesa—melaju ke babak pamungkas The Nationals yang akan dihelat di Bandung pada September 2026 mendatang.
Suksesnya ajang ini mendapat apresiasi hangat dari Universitas Diponegoro (Undip) selaku tuan rumah. Wakil Rektor I Undip, Prof Dr rer nat Heru Susanto, menyatakan bahwa ajang ini membuktikan komitmen bersama bahwa wadah kompetitif sangat dibutuhkan untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa.
Dukungan serupa datang dari Polytron sebagai sponsor utama. Diantika, General Manager Corporate Communications Polytron, menegaskan komitmennya dalam mendukung perjuangan generasi muda.
"Kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi dari setiap keringat dan perjuangan atlet muda untuk mengharumkan nama bangsa," tegas Diantika.
Daftar Lengkap Peraih Gelar Juara
Kategori Perseorangan
Tunggal Putra: Akmal Zaidan Pamuji (Unsoed)
Tunggal Putri: Alfira Deanika (UII)
Ganda Putra: Adna Farrell Nugroho / Muhamad Khalil Munawar Abullah (UNS)
Ganda Putri: Lintang Ari Rahmawati / Tanaya Yafiyah Darojat (UNS)
Ganda Campuran: Adna Farrell Nugroho / Lintang Ari Rahmawati (UNS)
3 vs 3: Muhammad Rafael Ramadhani / Ryan Adi Wicaksono / Ayu Dian Pertiwi (Unnes)
Kategori Beregu
Juara 1: Universitas Islam Indonesia (UII)
Runner-up: Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Peringkat 3: Universitas Sebelas Maret (UNS)
(Aji)
