Helo Indonesia

PTPN I Rayakan Kemerdekaan, Pedagang Kecil Ikut Bersuka

Prty - Ekonomi
57 menit lalu
    Bagikan  
PTPN I Rayakan Kemerdekaan, Pedagang Kecil Ikut Bersuka
HELO LAMPUNG

Momen ulang tahun ke 81 Republik Indonesia di lingkungan PTPN I

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM  ---- Momen ulang tahun ke 81 Republik Indonesia di lingkungan PTPN I penuh hikmah, kemeriahan, dan dampak lingkungan. Seluruh Unit Kerja, yakni delapan Regional beserta puluhan Unit Kebun menggelar aneka kegiatan pendahuluan hingga upacara bendera sebagai puncak acara dengan melibatkan para pedagang kecil. Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diundang menjajakan dagangannya di tengah kerumunan peserta. Sedangkan peserta acara yang terdiri dari karyawan beserta keluarganya diberi kupon untuk ditukarkan dengan aneka makanan yang dijual pedagang.

Ratusan pedagang mitra binaan tampak antusias merespons prakarsa BUMN Perkebunan yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan pulau lainnya. Mereka sudah menyiapkan diri dengan dagangannya di booth-booth yang disediakan perusahaan. Proyeksinya, memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan momentum perayaan kemerdekaan turut memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

"Wah, senang sekali. Dagangan kami dibeli oleh PTPN I, tetapi lewat karyawan yang diberi kupon. Karyawan membayar pakai kupon, nanti kuponnya kami tukar ke kantor (perusahaan). Alhamdulillah dagangan kami habis dan dapat untung lumayan," kata Samsudin, pedagang somay yang menjajakan dagangannya selama dua hari di Komplek PTPN I Regional 7 Bandar Lampung, Senin (17/8/26).

Tentang tujuan pelibatan UMKM ini, Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras mengatakan, setiap momen kemeriahan yang digelar PTPN I harus memiliki imbas positif bagi masyarakat lebih luas. Pada momen HUT ke-81 Republik Indonesia, kata dia, PTPN I memaknai sebagai bagian dari pesta rakyat.

“UMKM adalah mitra tumbuh PTPN I. Karena itu, pada momentum kemerdekaan ini kami tidak hanya memberikan ruang promosi, tetapi juga memastikan produk mereka terserap pasar. Inilah cara kami menghadirkan manfaat ekonomi yang dapat langsung dirasakan para pelaku usaha,” ujar Abdul Rivai Ras di Jakarta, Senin (17/8/26).

Menurut Abdul Rivai, pemberdayaan UMKM melalui penyediaan ruang pemasaran dan pembelian produk tersebut merupakan agenda yang terus dilakukan perusahaan setiap momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI. Program ini sekaligus menjadi sarana untuk mempertemukan produk UMKM dengan pasar yang lebih luas.

“Setiap tahun kami membuka ruang bagi UMKM binaan untuk berjualan di lingkungan perusahaan. Tahun ini, rata-rata UMKM mampu meraih omzet sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta dalam satu hari kegiatan. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi BUMN dengan UMKM dapat menciptakan dampak ekonomi yang konkret,” katanya.

Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kuliner khas daerah, makanan dan minuman, kerajinan tangan, hingga produk olahan hasil pertanian dan perkebunan. Tingginya antusiasme karyawan membuat sebagian besar produk UMKM habis terjual bahkan sebelum rangkaian kegiatan berakhir.

Acong, salah seorang pelaku UMKM kuliner binaan PTPN I, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut. Ia menyebut kegiatan serupa menjadi kesempatan penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas.

“Ini kali ketiga saya mengikuti gebyar UMKM PTPN I. Biasanya dagangan habis sore hari, tetapi kali ini sebelum pukul 10.30 WIB seluruh produk sudah ludes. Kami sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan PTPN I,” ujarnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan Sugeng, pelaku UMKM asal Surabaya. Ia diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan di Regional 5 di Surabaya. Ia mengatakan, penyediaan stan dan promosi yang dilakukan perusahaan sangat membantu pelaku usaha dalam memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan omzet penjualan.

Melalui program tersebut, PTPN I menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan, tetapi diterjemahkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemberdayaan UMKM menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan, memperluas akses pasar, dan mendorong pelaku usaha untuk terus tumbuh.

Bagi PTPN I, keberhasilan BUMN tidak semata-mata diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari seberapa besar perusahaan mampu menciptakan nilai dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Semangat kemerdekaan pun diwujudkan melalui kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian dari penguatan ekonomi nasional. (*)

Tags
PTPN I