HELOINDONESIA.COM - Setelah viral dengan video yang berisi ucapan "bajingan yang tolol" dan "Jokowi hanya memikirkan nasibnya sendiri", pernyataan pengamat politik Rocky Gerung kembali menghentak publik.
Dalam video yang diunggah Pengacara Muannas Alaidid pada Jum'at (4/8/2023) di media sosial Twitter, Rocky Gerung dinilai makin jumawa.
"Waduh makin jumawa, soal IKN selain Bajingan Tolol sekarang pak jokowi dituduh jual negara sama RG, ini menyebarkan berita bohong atau kritik?" demikian narasi yang dibuat Muannas Alaidid melalui akun Twitternya muannas_alaidid.
Baca juga: Mirza Geregetan, Head to Head dengan Ganjar, Prabowo Makin Unggul
Dalam video itu, Rocky Gerung menjelaskan apa yang terjadi dalam dua hari ini.
"Yang beredar di media massa atau pers atau media sosial, itu hanya potongan 8 menit pidato saya," ucap Rocky Gerung.
Padahal, kilah Rocky Gerung, video dalam pidato aksi sejuta buruh itu durasinya panjang.
"Jadi orang hanya mengambil itu bahwa Jokowi itu bajingan. Bajingan tolol," ucap Rocky Gerung.
Baca juga: Legenda Manchester United Peter Schmeichel Puji Penonton Indonesia
Sebelumnya, lanjut Rocky Gerung, dia menerangkan bahwa Jokowi pergi ke China dan mengobral IKN.
"Bahkan disuruh pilih mau bikin apa, Anda yang atur IKN itu. Jadi menurut saya, Jokowi menjual negara. Itu namanya bajingan," kata Rocky Gerung.
Lanjut Rocky Gerung, itu konteksnya. "Jadi kalau saya menghina presiden, memang menghina presiden, bukan Jokowinya," kilah Rocky Gerung.
Karena, menjual negara itu, sambung Rocky Gerung, bukan dari Jokowi.
"Tetapi dari dia sebagai kepala negara. Kepala negara menjual negara. Logikanya begitu, dapat poinnya ya," ujar Rocky Gerung.
Jadi kalau dirinya mengkritik atau mencaci gak ada soal.
"Kepala negara, bukan kepala keluarga namanya sama Jokowi itu," tandas Rocky Gerung.
