TULANGBAWANG, HELOINDONESIA.COM -- Pelarian terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang (Tuba), Lampung, Senin (5/10/2026), pukul 08.30 WIB, berakhir di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), Senin (5/10/2026) malam.
Terduga pelaku, Ahmad Fathony (35), tewas setelah melakukan perlawanan dan menyerang anggota polisi menggunakan senjata tajam saat hendak diamankan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Kabupaten Lamtim. Polisi kemudian mengakhirinya dengan tegas terukur.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama membenarkan terduga pelaku tewas dalam proses penangkapan tersebut. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam dan sepeda motor yang digunakan terduga pelaku.
Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah sebelumnya mengatakan kasus itu pertama kali diketahui setelah Septian Rachmanda (32), anak Rachmat, mendatangi rumah orang tuanya sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat tiba, pintu rumah masih terkunci dari dalam. Septian memanggil orang tuanya, tetapi tidak mendapatkan jawaban. Karena curiga, ia kemudian membuka paksa pintu rumah.
Di dalam rumah, ia mendapati ayah, ibu, dan adiknya telah meninggal dunia dalam kondisi berlumuran darah. Septian kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada anggota keluarga lainnya.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah ketiga korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani visum.
Dari penyelidikan awal, polisi mengantongi identitas terduga pelaku. Pria tersebut disebut merupakan adik kandung Hasanah, salah satu korban. Informasi lain, pelaku pernah menjalani perawatan kejiwaan.
Setelah mengetahui identitas terduga pelaku, polisi melakukan pengejaran. Pelarian akhirnya terdeteksi hingga wilayah Lamtim. Saat hendak diamankan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, terduga pelaku justru melakukan perlawanan dengan senjata tajam. (HBM)