LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Media Apriliana menyatakan tidak ada satu pun dari 40.556 Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD kabupaten yang terblokir kartu BPJS-nya.
Sebelumnya, ketika pengukuhan ratusan relawan Wonder Momen di Kecamatan Negeri Katon, Calon Bupati 01 Aries Sandi mengatakan 40.556 BPJS terblokir akibat Pemkab setempat nunggak Rp30 miliar.
"Kami pastikan tidak ada satupun kepesertaan PBI APBD yang terblokir BPJS-nya,” katanya, Kamis (31/10/2024). Jika ada kendala, silahkan masyarakat datang ke kantornya.
Hingga kini, menurut dia, belum ada satu warga pun yang masuk PBI APBD kabupaten tidak dapat menggunakan BPJS nya. "Dengan begitu, tidak ada kendala yang terjadi sampai saat ini,” ujarnya.
Untuk kedepan, pihak pemerintah belum dapat memastikan apakah akan menambah kuota lagi kepersertaan PBI APBD. "Kami masih fokus mendata kembali keanggotaan yang sudah meninggal atau pindah domisili," katanya.
Supaya, kata dia, warga yang meninggal, pindah domisili, atau warga yang sudah bekerja dan mapan tentu akan dialihkan anggaran kepesertaannya untuk warga yang membutuhkan.
Diuraikannya, pihaknya sudah melunasi tunggakan tahun 2023 sedangkan hutang tahun 2024 ini sebesar Rp12 miliar, namun kami telah anggarkan hingga tahun 2025 dengan estimasi Rp28 miliar.
Namun tunggakan tersebut tidak mempengaruhi kegunaan BPJS tersebut bagi masyarakat, pungkasnya.
Sebelumnya, Aries Sandi mengatakan Pemda Pesawaran nunggak Rp30 miliar iuran BPJS Kesehatan, sehingga berdampak pada terblokirnya 45.000 BPJS. "Kita selesaikan jika terpilih pasangan ASRI,” janji Aries.
Selain akan menyelesaikan tunggakan BPJS, jika pasangan ASRI diberikan amanah oleh masyarakat, dirinya beserta wakilnya akan mewujudkan mimpinya yang belum terlaksana, yakni menjadikan Kabupaten Pesawaran lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera. (Rama)
-
