HELOINDONESIA.COM - Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) kembali digelar di tahun 2024. Acara ini dilakukan baik secara online maupun offline.
IWTIF 2024 ini merupakan gelaran yang keempat kalinya dari IWTIF pertama tahun 2021 di masa pandemi Covid-19.
Ketua Umum Indonesia Wellness Masters Association, Lourda Hutagalung dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa gelaran tingkat international ini diikuti peserta dari dalam dan luar negeri.
Disebutkan dalam pembukaan IWTIF 2024 diikuti oleh perawakilan dari Kementerian Luar Negeri, KBRI dari seluruh dunia, Dinas Pariwisata Maluku, Sumut, dan banyak lagi lainnya, termasuk para sponsor.
Dalam kesempatan itu, Lourda mengungkapkan event tingkat international ini dimulai ketika tahun 2021 di masa Covid-19.
Baca juga: Grimes menyindir Elon Musk setelah Olivia Rodrigo Mengungkap Tipe Pria yang Tak Disukainya
Di saat itu, banyak tempat-tempat spa terpaksa tutup akibat pembatasan aktivitas sosial.
“Termasuk Gaya Spa harus tutup. Tapi dalam perjalanannya essentia banyak membantu banyak orang dalam mendapatkan imun atau ketahanan tubuh dari virus Covid-19,” tutur Lourda saat membuka acara IWTIF 2024 pada Selasa (5/11/2024) secara daring.
Selain itu, lanjut pakar kecantikan ini, digelarnya IWTIF ini juga lahir dari keinginannya dalam membangkitkan mental teman-teman yang bergerak di industri kebugaran.
“Saat itu, saya bertekad bahwa Gaya Spa harus mampu memberi contoh pada teman-teman yang sama-sama bergerak di industri spa untuk tegar berdiri,” kenang Lourda saat mengisahkan masa-masa sulit industri kebugaran saat Covid-19 lalu.
Tak hanya itu, sambungnya, Gaya Spa juga menginisiasi pembuatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dengan dukungan banyak teman stakeholder terkait.
“Essentia juga banyak mendukung operasional Gaya Spa dan mengeluarkan ramuan untuk rileksasi, imunitas-antibody, pernafasan dll untuk kebutuhan kebugaran dan kesehatan di masa pandemi,” ungkapnya.
Baca juga: Mengulas Tuntas Apa Itu Rumah Tusuk Sate dan Mitosnya!
Lourda menambahkan, IWTIF 2024 saat ini untuk kembali menggairahkan sektor usaha wellness semampu dan sekecil apapun.
“Kami ingin mengetuk hati pemerintah yang sudah disodori hasil penelitian para researchers Indonesia Wellness Masters Association (IWMA) dan didukung oleh Indonesia Wellness Spa Professional Association (IWSPA) dalam pembuatan SKKNI-nya. Juga dipelopori oleh Gaya Spa dalam implementasi undebatable technical procedures dan oleh essentia dalam produk-produk bersertifikat dan terbukti secara klinis,” terangnya.
Lourda mengajak seluruh pemain industri wellness untuk kembali bersemangat bersama Wellness & Health Entrepreneur Association (WHEA).
“Kami mengajak seluruh pemain industri dan masyarakat Indonesia untuk bangga dengan budaya kesehatan Indonesia,” tandasnya.
Baca juga: Cara Jitu TikTokan Bisa Dapat Cuan, Begini Caranya!
Dukungan Pemerintah
Sementara itu, Ketua Umum The Indonesian Wellness Spa Professional Association (IWSPA), Yulia Himawati menambahkan, ia bersama seluruh anggota Wellness & Health Entrepreneur Association (WHEA) bercita-cita ingin menjadikan Indonesia dengan Etnaprana-nya sebagai menjadi salah satu kebanggaan dunia dalam hidup sehat & bahagia.
“Kita akan kibarkan bendera merah putih di berbagai negara yang sudah mengajukan minat untuk membuka Etnaprana di negara tersebut,” ujarnya.
Dalam IWTIF ini, Yulia mengimbau kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk mendukung program kerja IWTIF ke depannya.
“Etnaprana ini merupakan aktivitas kesehatan yang bersifat promotif prefentif rehabilitatif. Dengan demikian pemerintah bisa menekan biaya BPJS , mendukung RUU Pariwisata dan meningkatkan pajak,” jelas Yulia.
Baca juga: Jelang Pilkada: AHY Sampaikan Kepada Kader Kawal Suara dan Menangkan Hati Rakyat
Dan yang paling penting, imbuh Yulia, dengan digelarnya IWTIF 2024 ini menjaga budaya kesehatan asli Indonesia melalui sosialisasi, pembuatan buku, dll.
“Terutama dalam wellness tourism, pariwisata yang lebih bernilai ekonomi tinggi. Tentu saja pemerintah kita beri masukan agar visa gratis untuk wellness tourism,” paparnya.
Yulia berharap kepada kementrian terkait juga untuk membuat regulasi dan dukungan lainnya yang memungkinkan.
Menurut Yulia, dukungan Etnaprana di luar negeri ini akan melibatkan lintas intansi kementerian. Di antaranya kementerian di bidang pariwisata, kesehatan, pendidikan, kebudayaan, peranan wanita, tenaga kerja, pertanian, UKM, olahraga, ekonomi kreatif, Luar Negeri dan tentu saja BPOM.
Baca juga: Nonton Film Apocalipsis Z El Principio Del Fin Full Movie Sub Indo
“Untuk dukungan itu, kami membutuhkan insentif untuk wellness destination swasta non-BUMN,” tandasnya.
