Helo Indonesia

Jokowi Peringati Hari Lahir Pancasila, Netizen: Pancasila Kini Jadi Senjata Balas Dendam Rezim

Winoto Anung - Nasional
Kamis, 1 Juni 2023 23:13
    Bagikan  
Presiden Jokowi
tangkapan layar

Presiden Jokowi - Presiden Jokowi.

HELOINDONESIA.COM - Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Presiden Jokowi pun memperingati Hari Lahir Pancasila itu. Ia mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila di medsos.

Dalam unggahan di twitter itu Jokowi memberikan ucapan dengan mengatakan pentingnya berpegang pada Pancasila di alam kehidupan global saat ini.

“Dalam mengarungi arus global, menjalankan berbagai peran di pergaulan antarbangsa, Indonesia berpegang pada satu pedoman yaitu Pancasila,” tulis Joko Widodo dengan akun @jokowi.

“Dengan itulah, negara kita melangkah maju dan baik-baik saja di saat dunia dicengkeram ketidakpastian, resesi, dan pandemi. Salam Pancasila,” tandas Joko Widodo dengan akun @jokowi.

Baca juga: Ini Dia Lima Poin Netralitas TNI Pada Pemilu 2024

Meriah sekali tanggapan netizen di kolom komentar.  Netizen yang menanggapi pernyataan Presiden Jokowi tersebut, ada yang pro, ada pula menggapi dengan mempertanyakan kondisi yang disebut Presiden: melangkah maju dan baik-baik saja, juga yang lainnya.

Kemudian yang mengomentari teks ucapan Jokowi, mereka yang bernada sejalan dengan Presiden, berkomentar mengucapkan hari lahir Pancasila, dan akan menjaga dan merawatnya.

“Sebagai anak bangsa, kami sangat berkenan ???????????????????????? oleh Pancasila, dan sebagai anak bangsa pula, kami siap ???????????????????????????? Pancasila. Selamat Hari Lahir Pancasila,” tulis netizen @DwiYatmo1698057

“Satu rasa satu jiwa untuk Nusantara negeri tercinta INDONESIA RAYA. Selamat hari lahir PANCASILA 1 juni 2023. Merdeka..merdeka..merdeka. Salam sehat dan bahagia buat Bpk presiden RI,” tulis netizen @SarifudinTjeng.

Baca juga: Musim Depan, Lionel Messi Dipastikan Hengkang Dari PSG

“Yahh... Walopun masi ada aja beberapa yg belum nerapin Pancasila sebagaimana mestinya. Intinya... jangan ada ideologi lain selain PANCASILA,” tulis netizen @rodosiNAGA_.

Di sisi lain yang bernada kritis, bahkan cenderung keras, misalnya menyebut di zaman Presiden Jokowi banyak korupsi, keadilan makin jauh, persatuan buyar.

“Pancasila itu sekarang ngomong A besok ngomong Z,” tulis @oemjioemji. “Apa nya yang maju Pak? KKN nya aja malah tambah parah,” sahut netizen @AyahFerGie.

“Kelahiran pancasila itu penting tapi yg lebih penting sudah dipraktekkan apa belum di kehidupan sehari sehari , kalau di lihat dari kelakuan bawahan bapak terutama menteri menteri yg sudah di tangkap karena korup gak ngamalin Pancasila deh,” ujar netizen Sekar Langit denan akun @sekarlangit585.

Baca juga: Panglima TNI Nyatakan Perang Terhadap Mafia Tanah: Kita Sikat Habis

“Kenapa justru sejak bapak berkuasa maka Pancasila makim kehilangan kesaktiannya ? Keadilan makin jauh, Persatuan makin buyar,  kerakyatan dipimpin oligarki dan Keadilan sosial cuma mimpi. Kenapa ya pak ?” tulis netizen @sulaimanariefst.

“Baik-baik saja yakin kah pakde ?? Dimana keadilan seluruh rajyat indonesia ? Persatuan makin  dirobek2 dimana persatuan itu? Makin jauh dr nilai2 pancasila sejak pakde berkuasa itu yg drasakan. Brindil,” tulis @ukhtielya.

Netizen yang satu ini menilai Pancasila saat ini bukan menjadi pemersatu, tapi menjadi senjata balas dendam paling ampun bagi rezim.

“Pancasila terasa bukannya jadi pemersatu tapi jadi senjata dan alat balas dendam paling ampuh.. Rezim ini seolah memonopoli Pancasila, mendukung pemerintah artinya pancasilais mengkritik pemerintah artinya kadrun, radikal, tdk Pancasilais, tdk NKRI..” tulis netizen @yudimeno. (*)

(Winoto Anung)