Helo Indonesia

Suka Mabok Minuman Beralkohol dan Ganggu Penumpang di Pesawat, WNA Asal China Paling Banyak Ditolak Masuk Bandara Soekarno-Hatta

M. Haikal - Nasional
Selasa, 24 Desember 2024 20:25
    Bagikan  
Imigrasi Bandara Soetta
Foto: Heloindonesia

Imigrasi Bandara Soetta - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Subki Miuldi saat jumpa pers bersama sejumlah awak media.

HELOINDONESIA.COM - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2024 terkait keberhasilan, pencapaian dan evaluasi selama setahun lalu dan perencanaan untuk tahun depan pada Selasa (24/12/2024) di aula gedung lantai 2.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah stakeholder yang menjadi mitra kerja Imigrasi di wilayah Bandara Soekarno Hatta. Di antaranya Polres Metro Bandara Soekarno Hatta, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Bea Cukai, Otoritas Bandar Udara Soekarno Hatta, serta Badan Karantina dan Kesehatan.

Selain pemaparan dari tiap kepala bidang keimigrasian Bandara Soekarno Hatta, Refleksi Akhir Tahun 2024 juga dimeriahkan dengan pemberian Yusuf Adiwinata Award kepada instansi-instansi yang selama ini menjadi relasi kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, termasuk Award untuk media massa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Subki Miuldi kepada awak media mengucapkan syukur atas beberapa pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan jajarannya selama tahun 2024.

Baca juga: Pada Wanita Gejala Kanker Dapat Muncul di Wajah

“Alhamdulillah, di tahun 2024 ini kita banyak capaian-capaian. Yang pertama mungkin dengan adanya autogate di Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya autogate tentu bisa memecah konsentrasi para pelintas yang untuk masuk atau keluar wilayah Republik Indonesia,” ucap Subki.

Layanan autogate ini, sambungnya, juga memudahkan proses pemeriksaan keimigrasian penumpang baik yang berangkat atau yang datang. Sebelum adanya penambahan autogate, antrian para pelintas di counter-counter cukup panjang. Dengan adanya penambahan-penambahan autogate ini antrian sudah bisa terurai dengan baik.

Subki menjelaskan di Terminal T2 Keberangkatan ada penambahan 10 autogate dan Kedatangan 10 autogate. Sementara yang di Terminal T3 Kedatangan ada 56 dan di T3 keberangkatan ada penambahan sejumlah 26.

“Itu luar biasa, jadi itu yang capaian-capaian yang sangat gemilang di tahun 2024,” ujarnya, bangga.

Baca juga: Kapolres Antarkan Motor Buat Cari Nafkah Kakek Difabel yang Dirampas Remaja

Disinggung soal adanya penurunan permintaan paspor di tahun 2024 ini, Subki beralasan karena adanya animo masyarakat yang menginginkan paspor model baru.

“Jadi mereka nunggu di tahun 2025 bulan Agustus. Karena desain dan fiturnya lebih baru dan bagus. Selain itu security-nya juga lebih lebih baik untuk pengawasannya,” teranya.

Paspor memang menjadi salah satu andalan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta berhasil mencatatkan sebesar 475,43 miliar di tahun 2024.12.24

“Ini naik 4,05% dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp 456,19 Miliar. Untuk PNBP ini kita nomor dua setelah Imigrasi Bandara Ngurah Rai yang mencapai Rp 1 Triliun. Tentunya di tahun 2025, kita mempunyai target untuk peningkatan PNBP,” ujarnya.

Baca juga: Setelah Dihajar Red Sparks Pink Spiders Tak Berdaya, Akibathya Hi Pass Menang Mudah

Soal pengamanan libur Nataru, pihaknya sudah membuat tiga grup dari bidang Inteldakim militer. Mereka bekerja 8 selama jam berputar terus melakukan pengawasan di Bandara, kawasan Cengkareng dan Kalideres.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi warga negara asing yang mengganggu ketertiban umum dan kita berharap liburan Nataru ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Pihaknya akan melakukan pengawasan, tidak hanya di bandara tapi hingga ke rusuh-rusun di apartemen atau di rumah-rumah penduduk.

Subki menambahkan, menjelang libur Nataru ini ada peningkatan 15% lebih pelintas yang keluar negeri. Sementara yang datang dari luar negeri datanya baru bisa didapat di tanggal 2 atau tanggal 4 bulan Januari 2025.

Baca juga: 27 Daerah di Surabaya-Sidoarjo Terdampak Banjir, Macet di Mana-mana

“Soal jumlah belum dihitung, tapi mereka lebih banyak berlibur ke negara-negara Asia, misalnya ke Singapura. Karena liburan anak-anak sekolah. Kalau diperhatikan banyak membawa keluarga anak-anak yang untuk berlibur mereka selama libur Nataru,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan selama 2024, WNA yang melanggar dan ditolak masuk ke Indonesia kebanyakan berasal dari China.

“Seperti yang diungkapkan Kabid Inteldakim, mereka melakukan perbuatan yang tidak baik di pesawat, mabok-mabokan minuman beralkohol dan itu kita tolak,” tegasnya.

Dari 16 paparan pencapaian yang diungkapkan, Subki justru menekankan soal Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Baca juga: Erick: BUMN-PPPA Bersinergi Lindungi Ibu dan Anak Indonesia

“Kita konsentrasi di kasus tersebut. Karena ini suatu perdagangan manusia yang membawa warga negara Indonesia untuk keluar dari wilayah Indonesia. Tapi kita belum bisa menceritakannya secara detail. Karena masih membutuhkan bahan-bahan ekstra. Ke depannya kita akan mengevaluasi hasil temuan yang sudah kita identifikasi,” tutupnya.