HELOINDONESIA.COM - Sempat ada kabar bahwa target operasi komersial Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dijadwalkan pada Agustus akan ditunda hingga Januari 2024. Hal itu untuk menyelesaikan semua pekerjaan konstruksi hingga 31 Desember.
Terkait kabar tersebut, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan membantahnya. Menurut Luhut, kereta cepat akan beroperasi normal sesuai dengan jadwal pada 18 Agustus 2023, tidak akan mundur dari target.
Menko Marves mengaku tidak pernah mendengar ada rekomendasi yang menyebutkan bahwa operasional kereta cepat mundur dari jadwal. "Siapa bilang? (Kemenhub?) Nggak pernah," tegas Luhut usai rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Jumat 9 Juni.
Sebaliknya, Menko Luhut mengatakan, kini justru ada kemajuan. Yakni uji coba kecepatan akan digelar lagi, yakni Kereta Cepat Jakarta Bandung akan diuji coba pada kecepatan 300 km per jam pada 14 Juni ini.
Baca juga: Lionel Messi Picu Reaksi Besar, Akun Instagram Inter Miami Meroket, Penjualan Tiket Melonjak Tinggi
"Kita belum denger,” ujarnya soal adanya rekomendasi operasi Kereta Cepat diundur. “Kita tetap tanggal 14 Juni mau uji coba 300 km per jam," ujar Menko Luhut Binsar.
Dia menegaskan lagi, kereta cepat Jakarta-Bandung akan beroperasi normal sesuai dengan jadwal pada 18 Agustus 2023. Bahkan dalam paparannya di depan DPR, Luhut meminta semua pihak tidak menebar hoaks soal mundurnya operasional kereta cepat.
"Jadi, jangan dari kita sendiri membuat berita hoaks bahwa ini gagal, tidak ada yang masalah sampai hari ini semua terkendali mengenai itu," ujar Luhut.
Menko Luhut juga memeri informasi, akan ada naik Kereta Cepat Jakarta bandung secaran gratis pada tahap awal dioperasikan, mulai 18 Agustus tersebut, yakni gratis bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel kereta api.
Baca juga: Kaesang Kenakan Kaos PSI Bersama Giring: Dengan ini Kami nyatakan Sah, Setuju?
"Warga akan kita sampaikan gratis sambil mencoba ini dan itu (kecepatannya) akan kita capai 350 km/jam," kata Menko Luhut.
Sebelumnya beredar kabar, Operasi komersial Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) terancam diundur hingga Januari 2024 mendatang.
Hal ini sebagaimana disarankan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan sejumlah konsultan, meskipun sebelumnya ditargetkan sudah dapat beroperasi secara komersil pada Agustus 2023.
Dari laporan yang ditemukan Reuters disebutkan bahwa konsorsium China dalam PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menginginkan seluruh sertifikat kelayakan operasi penuh dikeluarkan untuk KCJB.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa proses konstruksi pada stasiun-stasiun KCJB belum rampung sepenuhnya.
Oleh karena itu, Kemenhub dan tiga konsultan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yaitu Mott Macdonald, PwC, dan firma hukum Umbra merekomendasikan operasi komersial dilakukan pada Januari 2024.
Bunyi laporan bertajuk Progress Update denan tanggal 14 Mei 2023 yang dikutip Reuters, Jumat 9 Juni menyebutkan adanya penundaan. "Ada risiko target operasi komersial pada Agustus bisa tertunda untuk menyelesaikan semua pekerjaan konstruksi hingga 31 Desember," begitu bunyi laporan itu. (*)
(Winoto Anung)
