Ketua Mahkamah Agung Sampaikan Refleksi Akhir Tahun 2024

Jumat, 27 Desember 2024 13:06
MA berhasil menyerap 95,63?ri total pagu anggaran sebesar Rp11,92 triliun. Ist

HELOINDONESIA.COM - Ketua Mahkamah Agung (MA), Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., didampingi jajaran pimpinan MA, menyampaikan Refleksi Akhir Tahun 2024 pada Jumat, 27 Desember 2024, di Balairung Mahkamah Agung, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai media nasional dan dipublikasikan secara langsung melalui kanal YouTube resmi MA.

Dalam refleksi ini, Sunarto memaparkan capaian, tantangan, dan inovasi yang telah dilakukan selama tahun 2024. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas lembaga peradilan kepada masyarakat. "Refleksi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada publik atas apa yang telah dicapai sepanjang tahun ini," ujar Sunarto.

Capaian dan Inovasi 2024

Sepanjang 2024, Mahkamah Agung mencatat sejumlah pencapaian, termasuk:

Penghargaan: MA meraih delapan penghargaan bergengsi, termasuk opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 dari BPK, Juara II Anugerah Reksa Bandha, dan JDIHN Awards Terbaik I 2024.

Digitalisasi Layanan: MA meluncurkan lima aplikasi baru, seperti SIAP MA Terintegrasi, e-Court untuk Kasasi dan Peninjauan Kembali, dan Aplikasi Deteksi Dini, untuk mempermudah akses peradilan elektronik dan mencegah disparitas putusan.

Produktivitas Penyelesaian Perkara: Dari 31.112 perkara yang masuk pada 2024, sebanyak 30.763 perkara atau 98,88% telah diputus. Rasio penyelesaian perkara tepat waktu mencapai 96,52%.

Regulasi Baru: MA menerbitkan dua Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) dan dua Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), termasuk pedoman keadilan restoratif dan pengelolaan ganti rugi pengadaan tanah.


Pengelolaan Anggaran dan SDM

Hingga 20 Desember 2024, MA berhasil menyerap 95,63% dari total pagu anggaran sebesar Rp11,92 triliun. MA juga merekrut 4.940 CPNS dan 9.276 PPPK untuk memperkuat jajaran SDM, meskipun menghadapi tantangan pensiun sejumlah 1.196 pegawai.

Pengawasan Hakim dan Aparatur

Pada 2024, MA menunjuk 27 satuan kerja untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Sebanyak 16 satuan kerja berhasil mendapatkan sertifikat SMAP. MA juga memproses 4.313 pengaduan terkait hakim dan aparatur peradilan, dengan 95,4% pengaduan telah selesai ditangani.

Harapan kepada Jurnalis

Ketua MA mengajak jurnalis untuk berperan aktif dalam mengawasi kinerja lembaga peradilan dan meluruskan informasi yang tidak akurat. Ia menekankan pentingnya jurnalisme positif yang memberikan informasi konstruktif kepada masyarakat.
"Integritas tetap menjadi isu utama, dan kami berharap media dapat terus mendukung pemberitaan yang berimbang," ujar Sunarto.

Refleksi ini menjadi momentum bagi MA untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.


Berita Terkini