✕

Agar Guru Punya Wibawa, FWK Ingatkan Pemerintah Perbaiki Dunia Pendidikan

Jumat, 17 Oktober 2025 20:14
Diskusi Forum Wartawan Kebangsaan: Alarm Perbaikan Pendidikan Sudah Berbunyi, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan. Foto: ist

HELOINDONESIA.COM - Pemerintah pimpinan Presiden Prabowo Subianto sudah saatnya memperhatikan perbaikan dunia pendidikan dari berbagai sisi secara komprehensif.

Pendidikan merupakan sektor penting yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam mencerdaskan keluarga.

Pemerintah sekarang saatnya memperbaiki dunia pendidikan supaya para pendidik juga punya wibawa.

“Apa yang terjadi kalau guru tidak lagi tidak punya wibawa, dan tidak dipercaya oleh murid-muridnya. Ini masalah besar,” kata salah seorang pendiri Forum Wartawan Kebangsaan (FWK), Hendry Ch. Bangun dalam diskusi mingguan FWK, Jumat sore (17/10/2025) di kantor media VOI, Jakarta Pusat.

Baca juga: 3 Pemicu Seseorang Mengalami Gangguan Jiwa

Hasil diskusi yang dipimpin Koordinator Nasional FWK Raja Parlindungan Pane, mendesak agar Presiden Prabowo Subianto melakukan perbaikan dunia pendidikan secara menyeluruh.

Alarm sebagai tanda peringatan kerusakan dunia pendidikan sudah berbunyi di mana-mana.

Terakhir mogoknya peserta didik berjumlah 630 pelajar SMAN 1 Cimarga, Lebak, Provinsi Banten.

Pemogokan kabarnya dipicu oleh guru yang menempeleng seorang siswa yang merokok di sekolah tersebut. Hingga Rabu (15/10/2025), menurut pihak sekolah, semua peserta didik sudah kembali belajar.

Baca juga: Wali Kota Eva Dwiana Lantik 51 Pejabat Eselon III,Eselon IV dan Fungsional

Diskusi mingguan FWK ini seperti biasanya dihadiri wartawan senior. Turut hadir wartawan senior peduli kebangsaan selain Hendry Ch. Bangun, antara lain M. Iqbal Irsyad, Berman Nainggolan L. Radja, Dr Budi Nugraha, Herwan Pebriansyah, M. Herry Sinamarata, dan AR Loebis.

“Alarm sudah berbunyi, sebagai tanda pemerintah harus bangkit secara sungguh-sungguh memperbaiki dunia pendidikan,” kata Hendry dalam diskusi tersebut.

“Apa yang terjadi kalau guru-guru juga mogok, murid mogok di mana-mana. Di sini pemerintah yang berwenang harus melakukan pemeriksaan yang menyeluruh. Mana yang kurang tepat harus diperbaiki,” tambah Hendry.

Sementara Raja Parlindungan Pane menambahkan, cara kerja guru juga harus dilihat kembali, apakah sudah benar cara mengajar, apa sudah sesuai cara memberi hukuman pada anak didik?

Baca juga: Jumat Peduli Ojol oleh Polda Metro Jaya, Guna Jaga Jakarta

“Ini semua perlu dilihat,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh AR Loebis, wartawan senior yang turut hadir dalam diskusi.

Menurut Loebis, apa yang dirasakan oleh peserta didik harus didengar oleh pemerintah untuk memperbaiki proses belajar-mengajar yang belakangan ini sering menimbulkan konflik antara guru dan murid.

Menurut M. Iqbal Irsyad, Pemimpin Redaksi VOI yang berasal dari keluarga pendidik, guru yang baik, tentu tahu bagaimana mengajar yang baik.

Guru yang berpendidikan guru pasti punya kompetensi untuk mengajar dan mendidik. Mereka bahkan tahu bagaimanan menanamkan karakter baik pada anak didik. Mereka sudah dibekali ilmu pedagogy.

Baca juga: Pengurus Golkar Lampung Diumumkan Senin, Bocorannya Bendahara Tony dan Sekretaris Antara Aprozi-Riza

“Masalahnya bagaimana guru-guru yang tidak dibekali ilmu pendidikan. Ini yang perlu dilihat juga,” tutur Iqbal.

Tidak kalah penting, kata Nasir mantan wartawan Harian Kompas, ikut memberikan masukan, para orangtua pelajar juga harus turut memberikan bimbingan pada anak-anak-anaknya, agar patuh pada guru, dan melaksanakan tugas-tugas sekolah yang diberikan oleh guru.

Konflik guru-murid belakangan ini adalah contoh yang buruk. Beberapa di antaranya, seorang guru di Pekanbaru, Riau, menjadi korban penganiayaan oleh siswa yang tidak terima dengan nilai yang diberikan.

Kemudian seorang guru di Bandung, Jawa Barat, dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan tindakan asusila terhadap siswanya.

Namun, penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa tuduhan tersebut tidak terbukti.

Baca juga: Layanan Ambulans, Respon Cepat PMI Jakpus Bantu Evakuasi Warga Utan Panjang Yang Sedang Sakit

Lalu, seorang siswa di Jakarta terlibat dalam perkelahian dengan gurunya di sekolah. Kejadian tersebut terekam video dan viral di media sosial.

Berita Terkini