LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- SIKAM BHARA Lampung, komunitas suporter sepakbola Bhayangkara Presisi Lampung FC diluncurkan di PKOR Wayhalim, Kota Bandarlampung, Selasa.( 20/5/2025).
Ketua Dewan Pembina Sikam Bhara M. Junaedi mengatakan sebagai sebuah klub harus mendapatkan akar basis dukungan suporter yang kuat demi terciptanya ekosistem sepakbola untuk berdiri dan berakar.
Tunai sudah janji politik Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) pada waktu kampanye untuk mendatangkan klub sepakbola Liga1 ke Lampung. Gubernur Mirza meluncurkan Bhayangkara FC pada 22 April 2025.
Pemilihan Lampung sebagai homebase oleh BPL FC yang diinisiasi oleh RMD sebagai gubernur Lampung pantas diapresiasi.
Bhayangkara FC lalu melakukan tinjauan ke Stadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim, kata Ketua Dewan Pembina M.Junaedi.
Dikatakannya, 7 Maret 2025, Manajer Timnas Sepakbola Indonesia Sumadi bersama Tim Official Bhayangkara FC meninjau Sadion Sumpah Pemuda PKOR Wayhalim.
Tim Bhayangkara FC Bersama PT LIB operator Liga 1 meninjau langsung kesiapan sarana prasarana guna memenuhi standar stadion Liga 1 pada 14 Maret 2025.
Di moment ini, Bhayangkara resmi berganti nama menjadi Bhayangkara Presisi Lampung FC (BPL FC). Pada 3-4 mei 2025, BPL - FC mengadakan kegiatan Junior Days, Fun Football dan temu fans di car free day pada 3-4 Mei 2025.
Sejarah sepakbola lampung secara nasional telah ada sejak keberadaan Jaka Utama, Lampung Putra, PSBL, bahkan terakhir Badak Lampung FC yang berkiprah di kompetisi tertinggi di Indonesia.
Keberadaan sejarah sepakbola Lampung dikancah nasional ini tentu menumbuhkan akar dukungan fans supporter yang kuat pada masanya.
Berbagai macam supporter yang terlembaga atau tidak terlembaga keberadaan klub di kompetisi tertinggi nasional akan membangkitkan memori Sejarah sepakbola lampung.
Apalagi supporter sepakbola Lampung sangat minim cerita negative dalam bentuk dukungannya.Inisiasi RMD dalam mendatangkan BPL FC ke Sang Bumi Ruwa Jurai ini harus mendapat respon positif dari semua stake holder sepakbola lampung tidak terkecuali dukungan luas dari para supporter.
Sehingga harapan RMD dalam menciptakan gairah ekosistem sepakbola semakin menguatkan perkembangan sepakbola di wilayah ini. Kekuatan akar rumput supporter inilah yang menguatkan kami para pecinta sepakbola dilampung dengan membentuk Kelompok “SIKAM BHARA” yang Suporternya kami namai Sikam Ji.
Dalam moment hari Kebangkitan Nasional 20 Mei ini kami SIKAM BHARA MENDEKLARASIKAN DIRI dengan sebagai sebuah momentum membangkitkan Kembali gairah sepakbola lampung secara nasional.
Dan Sejarah sepakbola Lampung bisa Kembali menuliskan sejarah panjangnya dalam sepakbola nasional bersama BPL FC.
Dalam deklarasi ini pun kami menyatakan beberapa sikap resmi SIKAM BHARA dan semua SIKAM Ji sebagai berikut,
1.Moto visi misi kami, SIKAM BHARA adalah BERSAMA DALAM APAPUN
2. Mendukung penuh Inisiasi Gubernur RMD dalam menghadirkan BPL FC di Lampung untuk Menghidupkan Kembali ekosistem sepakbola lampung yang berkelanjutkan.
3. SIKAM BHARA menerima seluruh Sejarah yang menyertai BPL FC dan Sepakbola Lampung sebelumnya.
4. Mengajak dan mendukung BPL FC membuat, mencatatkan, mengukir Sejarah baru sepakbola secara nasional bersama seluruh Masyarakat lampung sampai kapanpun.
5. Akan terus Bersama BPL FC dalam keadaan apapun sebagai bentuk dukungan supporter yang sportif dan sehat.
6. Mengajak seluruh stake holder sepakbola lampung dan semua Masyarakat mendukung penuh keberadaan BPL FC di Lampung di setiap moment pertandingan kendang dan atau tandang.
7. SIKAM BHARA membuka diri para pencinta sepakbola untuk menjadi anggota agar bisa membentuk model supporter sepakbola yang sportif dan sehat
8. Mengajak semua pihak agar membangun bentuk komunikasi, kordinasi yang sinkron dan kolaboratif agar sepakbola lampung bisa lebih bergeliat di level nasional bahkan regional.
9. SIKAM BHARA akan selalu menjaga bentuk dukungan secara bernilai dan berkelanjutan kepada BPL FC dan Pemprov Lampung.
Semoga dukungan SIKAM BHARA ini menjadi sebuah energi positif dalam mendorong kolaborasi, sinergitas menggairahkan Kembali ekosistem sepakbola lampung yang berkelanjutkan secara sportif dan sehat,tutup Ketua Dewan Pembina Junaedi.( Hajim).
