HELOINDONESIA.COM - Olahraga sangat penting kaitannya untuk menjaga kesehatan. Namun buat sebagian penderita asam urat, kerap dihindari.
Padahal, yang perlu diketahui adalah olahraga secara teratur justru penting untuk penderita asam urat, khususnya untuk memperkuat otot di sekitar persendian.
Asam urat sendiri merupakan penyakit akibat kelebihan purin yang menumpuk pada sendi, hingga menyebabkan peradangan atau dikenal dengan arthritis (radang sendi).
Gout atau asam urat biasanya bersifat episodik, artinya bisa datang dan pergi. Boleh atau tidak penderita asam urat berolahraga tergantung pada kondisi dan tingkat keparahan.
Jika gejala asam urat cukup berat dan menyebabkan radang sendi, hal yang harus Anda lakukan adalah menghilangkan peradangan terlebih dulu. Ini bisa dilakukan dengan mengistirahatkan sendi dari aktivitas berat, kompres dingin, dan minum obat asam urat, seperti anti-inflamasi.
Baca juga: Minum Kunyit dan Daun Salam Manjur Sembuhkan Asam Urat, Cek Cara Penggunaannya
Berolahraga saat sendi sedang meradang justru bisa memperparah peradangan dan rasa nyeri. Walaupun, gerakan olahraga yang lembut terkadang bisa mencegah kekakuan sendi.
Setelah peradangan mereda, penderita asam urat boleh melakukan olahraga secara bertahap dan teratur. Ini bertujuan membangun kembali kekuatan dan pergerakan otot di sekitar sendi.
Beberapa jenis olahraga untuk penderita asam urat yang bisa Anda diskusikan dengan dokter antara lain:
1. Aerobik low impact
Aerobik low impact termasuk jenis olahraga yang tepat untuk pasien asam urat karena memiliki intensitas yang ringan hingga sedang, serta tidak membebani persendian.
Pilihan olahraga aerobik low impact untuk penderita asam urat antara lain jalan santai, jalan cepat, lari, bersepeda, renang, senam dan menari.
Dikutip dari American Journal of Clinical Nutrition, lari jarak jauh setiap minggunya diketahui terbukti dapat menurunkan kadar serum asam urat.
Baca juga: Asam Urat Bisa Sembuh dengan Rutin Kompres Kaki Pakai Batu Es, Emangnya Manjur?
2. Latihan penguatan otot
Otot yang kuat diperlukan untuk menjaga sendi tetap stabil dan melindungi kerusakan sendi yang lebih parah.
Latihan penguatan otot juga diperlukan bagi penderita asam urat yang terkontrol untuk mengembalikan kembali kondisi otot di sekitar sendi.
Latihan penguatan otot untuk penderita asam urat antara lain angkat beban, latihan dengan resistance bands, dan yoga.
3. Latihan ketahanan
Dasar dari latihan ketahanan adalah aerobik. Ini mencakup berbagai aktivitas yang mampu meningkatkan detak jantung dalam jangka waktu tertentu, menggunakan oksigen lebih efisien, dan membangun otot yang lebih kuat.
Latihan ketahanan dikenal mampu mengendalikan berat badan sehingga bisa mengurangi beban pada sendi dan meningkatkan kesehatan secara optimal.
Penderita asam urat dengan radang sendi dianjurkan melakukan aktivitas aerobik setidaknya 3 kali dalam seminggu selama 15-20 menit. Anda bisa menaikkan intensitas secara bertahap, sesuai dengan kondisi Anda dan pengawasan ahli.
Baca juga: Cara Alami Ini Efektif Untuk Mengobati Asam Urat, Harus Rutin
4. Latihan fleksibilitas atau peregangan
Latihan fleksibilitas atau peregangan dikenal dengan istilah latihan rentang gerak (range-of-motion exercise). Jenis olahraga ini juga bagus untuk mengatasi kekakuan sendi pada penderita radang sendi akibat asam urat.
Range-of-motion exercise juga bertujuan meringankan rasa sakit dan ketidaknyamanan di sendi. Rutin melakukan peregangan dan latihan fleksibilitas bisa membantu Anda lebih mudah melakukan kegiatan sehari-hari.
5. Latihan keseimbangan
Latihan keseimbangan juga termasuk olahraga bagi penderita asam urat yang tepat untuk mengurangi risiko terjatuh atau kesulitan berjalan. Anda bisa melakukan latihan ini 3 hari dalam seminggu untuk mendapatkan manfaatnya.
Latihan keseimbangan untuk penderita gout arthritis antara lain berjalan mundur, berdiri satu kaki, dan tai chi.
