JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Prestasi membanggakan dipersembahkan para pesilat Jawa Tengah, dengan menggenggam predikat juara umum dalam Kejurnas Pencak Silat Golongan Remaja yang berlangsung di GOR Padepokan TMII, Jakarta, 3-7 September 2025.
Jateng yang menurunkan tujuh atlet, berjaya di kejurnas usai berhasil membawa pulang 4 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Juara umum kedua ditempati Jawa Timur dengan 1 emas, 2 perak, dan juara umum ketiga ditempati Kalimantan Timur dengan capaian 1 emas, 1 perak, 1 perunggu.
Baca juga: Sekolah Jurnalistik PWI Jateng-FH Unissula, Siapkan Mahasiswa Jadi Penulis yang Bertanggung Jawab
Dalam kejurnas yang diikuti 26 provinsi, empat medali emas Jateng, masing- masing disumbangkan olehAbdul Fauzan Nur Adhimma (Klaten) di kelas B putra, Qiken Dwi Tata Olifia (Pati) di kelas D putri, Krisnanto Suryo Koco (Surakarta) kelas F putra dan Ghina Salsabila (Purbalingga) pada kelas H putri.
Abdul Fauzan menjadi juara usai di final mengalahkan Yaser (Kalbar), sedangkan Krisnanto mampu menumbangkan Ferdika Bagus (Jatim). Di bagian putri, Qiken menjadi terbaik usai di laga puncak mengalahkan Kania Putri Maengkom (Sulut), serta Ghina menundukkan Melinda V Ayuningtyas (Banten).
Sedangkan satu perak diraih oleh Nurisa Mutiara Azka (Boyolali) kelas F putri, dan perunggu Ayudesti (Banjarnegara) kelas B putri.
Prestasi top markotop itu membuat Manajer Tim Sigit Infantoro, Sekum Pengprov IPSI Jateng Kuncoro Dwi Wibowo serta kwartet pelatih Sapto Purnomo, Selamet Riyadi, Barata Yudha dan Dewangga Agna tampak bahagia penuh syukur.
''Ini prestasi membanggakan yang harus disyukuri. Pencapaian berkat kerja yang erat semua lini, mulai atlet, pelatih dan jajaran pembina yang tak pernah lelah memotivasi kami. Semoga adik-adik ini mampu menjadi pendekar yang unggul, ketika para senior menyerahkan tongkat estafet,'' kata Sigit saat dihubungi usai UPP, Sabtu 6 September 2025.
Persiapan Mepet
Sementara itu, Sekum Pengprov IPSI sekaligus Tim Monev Kuncoro mengucapkan selamat kepada tim Jateng yang sebenarnya persiapannya sangat mepet yaitu 3 minggu mulai dari tahap seleksi, TC sampai pengiriman tim.
''Capaian ini diluar target yang kita prediksikan dengan 2 emas saja. Jateng saat ini menjadi barometer pembinaan pencak silat di Indonesia. Prestasi ini mengulang prestasi tahun kemarin sebagai juara umum di Semarang,'' kata Kuncoro.
Baca juga: Tri Hita Karana, Filosofi Hidup Orang Bali yang Membuat Kehidupan jadi Balance
Sementara itu, dihubungi terpisah Pelatih Pelatnas Indro Catur Haryono mengatakan, prestasi Jateng luar biasa karena bisa menempatkan lima finalis dari delapan kelas yang dipertandingkan.
''Para juara di kejurnas ini, pada 25-30 Sept 2025 mendatang berpotensi bergabung bersama Timnas mengikuti Kejuaraan Asia Junior Pencak Silat di Kashmir India,'' katanya. (Aji)