SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Sebanyak 468 petenis muda dari 25 provinsi di Indonesia bersaing dalam Kejurnas Tenis Junior Piala Tugu Muda 2026 yang dibuka secara resmi di Lapangan Gelora Jatidiri, Semarang, Senin 22 Juni 2026. Event ini akan berlangsung hingga 27 Juni 2026.
Animo tahun ini luar biasa. Jumlah peserta melonjak drastis hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya diikuti 298 petenis.
Turnamen tenis lapangan legendaris yang eksis sejak 1987 ini mempertandingkan Kategori Usia (KU) 8, 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun untuk nomor tunggal & ganda, baik putra maupun putri. Sejumlah provinsi terjauh seperti Papua, NTT, NTB, Bali, hingga jajaran provinsi di Sumatera dan Kalimantan turut mengirimkan petenis terbaik mereka demi memperebutkan podium tertinggi.
Baca juga: Hadir di Jogja Marathon 2026, Ahmad Luthfi Dorong Daerah Perbanyak Event Sport Tourism
Wakil Ketua Umum PP Pelti, Prof Dr Ir HM Jafar Hafsah, saat membuka langsung Kejurnas Tenis Junior Piala Tugu Muda 2026 ini membakar semangat para atlet lewat sosok Janice Tjen. Petenis putri Indonesia peraih emas SEA Games 2025 tersebut kini sukses menembus ranking 36 dunia (tunggal) dan 41 dunia (ganda).
Menurut Prof Jafar, kesuksesan Janice bukanlah instan, melainkan hasil dari tiga elemen wajib: pelatih yang tepat, disiplin latihan keras, dan tingginya intensitas jam terbang di turnamen nasional hingga internasional.
"Kami berharap Janice Tjen bisa menginspirasi adik-adik untuk aktif mengikuti turnamen. Sesungguhnya tenis itu bukan hanya sekadar menjaga kebugaran, tapi di jalur profesional, olahraga ini bisa menghasilkan pendapatan yang sangat menjanjikan," tegas Prof Jafar optimistis usai prosesi pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara.
Dia juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pemprov Jateng, Pengprov Pelti Jateng, perguruan tinggi, panitia dan donatur yang hadir untuk mewujudkan turnamen ini.
Naik Signifikan
Hadir dalam kesempatan acara itu, Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi Dispora Jateng Anton Asfihani mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Kabid Binpres KONI Jateng Agus Raharjo, Ketua Asosiasi Tenis Profesor Indonesia yang juga Rektor Undip Prof Dr Suharnomo SE MSi, Ketua Pengprov Pelti Samarinda, Ketua Panitia Prof Dr Masrukhi MPd, Rektor UPGRIS Dr Sapto Budoyo SH MH, dan Wakil Rektor Udinus Bidang Riset, Kerjasama dan Inovasi Dr Ir Dwi Eko Waluyo MM.
Baca juga: Pemprov Lampung Dorong UMKM Tumbuh Lewat Kegiatan Nonton Bareng
Kenaikan signifikan jumlah peserta tahun ini mendapat apresiasi tinggi Pemprov Jateng. Membacakan sambutan tertulis dari Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi Dispora Jateng, Anton Asfihani, berharap turnamen ini menjadi kawah candradimuka lahirnya bintang baru. Dia berharap, semua peserta bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Semoga lima tahun mendatang, akan lahir petenis-petenis unggul dunia dari event ini," tutur Anton.
Keberhasilan menggelar event skala besar ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid. Ketua Panitia yang juga Rektor Unimus, Prof Dr Masrukhi MPd, membeberkan bahwa Kejurnas Tugu Muda 2026 ini sukses terlaksanakat berkat kerja sama apik antara Pengprov Pelti Jateng dengan lima perguruan tinggi di Semarang meliputi Undip, Unnes, UPGRIS, Udinus, dan Unimus.
"Kami sangat senang minat dan semangat peserta sangat tinggi. Harapannya di tahun depan, kualitas kompetisi dan kuantitas peserta bisa terus meningkat," pungkas Prof Masrukhi. (Aji)