Helo Indonesia

Tangerang Selatan Luncurkan Program “CETAR” untuk Cegah Tawuran Pelajar

M Ridwan - Panduan Anda
Kamis, 24 Oktober 2024 06:03
    Bagikan  
CETAR-
Ist

CETAR- - Program ini bertujuan melindungi generasi muda agar tidak terlibat dalam tindakan kekerasan.

HELOINDONESIA.COM - Dalam upaya mencegah tawuran antar pelajar, Kapolres Tangerang Selatan menginisiasi program “CETAR” (Pencegahan Tawuran Antar Pelajar). Program ini bertujuan melindungi generasi muda agar tidak terlibat dalam tindakan kekerasan, dan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PJS Walikota Tangerang Selatan serta Forkopimda setempat.

Peluncuran program diawali dengan deklarasi anti tawuran di Global Islamic School, Serpong, yang dihadiri oleh perwakilan guru dan pelajar dari 60 sekolah di Tangerang Selatan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Choirul Anam, SE, ME, Ak, CA, PhD, yang memberikan materi tentang kualitas pelajar dalam menyongsong bonus demografi Indonesia Emas 2045.

Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, Wakapolda Metro Jaya, mengapresiasi inisiatif ini dan berharap dapat menjadi pilot project untuk wilayah Polda Metro Jaya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H. Inkiriwang, menjelaskan bahwa program “CETAR” muncul akibat meningkatnya kasus tawuran di daerah tersebut. Program ini akan melibatkan lima pilar: TNI, Polri, Pemkot, Akademisi, dan Tokoh Agama/Masyarakat.

“Dalam dua bulan terakhir, kami melihat banyak pelajar menjadi korban tawuran. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melindungi generasi muda. Kami melantik perwakilan siswa, guru, dan orang tua untuk menjadi duta CETAR guna melakukan pengawasan dan pencegahan tawuran,” jelasnya.

Ke depan, program ini akan melibatkan pengajaran di sekolah-sekolah dengan frekuensi minimal dua kali sebulan, termasuk pengawasan pelaksanaan tugas duta CETAR oleh anggota Sat Binmas Polres Tangsel.

Deklarasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Dir Binmas Polda Metro Jaya, PJ Walikota Tangsel, dan perwakilan Ombudsman RI, menandakan dukungan luas terhadap program yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi pelajar.