Helo Indonesia

Mahasiswa KKN UPGRIS Gencar Sosialisasi Cegah Stunting di Posyandu Mutiara Gading Mranggen

Sabtu, 15 Februari 2025 17:30
    Bagikan  
Mahasiswa KKN UPGRIS Gencar Sosialisasi Cegah Stunting di Posyandu Mutiara Gading  Mranggen

Mahasiswa KKN UPGRIS yang melaksanakan sosialisasi pencegahan stunting di Posyandu Mutiara Gading

DEMAK, HELOINDONESIA.COM - Memasuki pekan ketiga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang, pada Kamis 13 Februari 2025 dilakukan kegiatan sosialisasi pencegahan stunting serta pengecekan tensi darah di Posyandu Mutiara Gading, di Desa Batursari RW 11, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Program ini gencar dilakukan mahasiswa KKN karena sebagian orang, mungkin belum familiar dengan istilah stunting, karena kasus stunting sering terjadi di Indonesia terutama di daerah yang belum memadai ilmu kesehatannya.

Baca juga: Anggota DPRD Kendal Rubiyanto : Efisiensi Anggaran tidak Pangkas Program Prioritas

Menurut Eka Yuliana, salah satu dari 17 mahasiswa KKN UPGRIS yang menjadi nara sumber, stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi pada anak-anak di bawah 5 tahun dan memiliki dampak terhadap pertumbuhan fisik mereka.

''Jika ini terjadi maka akan menimbulkan gizi buruk serta keterlambatan pertumbuhan baik tinggi badan maupun berat badan pada anak. Faktor penyebabnya dapat berasal dari malnutrisi pada ibu hamil atau selama masa pertumbuhan anak,'' kata mahasiswa Jurusan Manajemen FEB UPGRIS itu dalam keterangannya.

Dalam posyandu tersebut, ada beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi stunting, pengecekan tensi darah para lansia, penimbangan berat dan tinggi badan serta pemberian vitamin A pada balita.

Program yang dijalankan menghasilkan output berupa banner posyandu dimana dalam banner tersebut terdapat logo KKN UPGRIS serta logo KKN Kelompok 9 Desa Batursari. Selain itu juga, terdapat PPT yang berisi materi seputar stunting, ciri- ciri dan bagaimana upaya pencegahan bagi balita.

Dengan adanya sosialisasi ini mari kita lebih memperhatikan gizi dan tumbuh kembang pada anak agar tercipta generasi emas yang maju dan berprestasi. (Aji)