Helo Indonesia

Kampus yang Membuat Proposal Tanggap Bencana, Akan Diberi Rp500 Juta oleh Kemendikti

Satwiko Rumekso - Nasional -> Peristiwa
Rabu, 3 Desember 2025 20:39
    Bagikan  
Prof Stella
IG Prof Stella

Prof Stella - Prof Stella Christie

HELOINDONESIA.COM -Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mendorong universitas di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam penanggulangan keadaan darurat banjir yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Seruan ini disampaikannya melalui sebuah unggahan di Instagram pada hari Selasa, 2 Desember 2025, yang juga menyertakan ungkapan duka atas hilangnya nyawa dan kerusakan yang dialami masyarakat.

Pada awal pernyataannya, Stella menyatakan keprihatinannya yang mendalam. “Saya dan seluruh sivitas akademika turut prihatin dan berbelasungkawa terhadap kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.”

Ia mendesak agar perguruan tinggi tak sekadar memberikan ungkapan simpati, melainkan juga turun langsung membantu melalui program yang terorganisir.

Stella menjelaskan bahwa Kemendikti Saintek membuka kesempatan bagi perguruan tinggi untuk mengajukan proposal kegiatan tanggap darurat sebagai wujud kontribusi konkret. “Kami mengajak seluruh sivitas dan akademika sebagai aksi nyata kampus berdampak untuk memasukkan proposal tanggap darurat,” jelasnya.

Setiap proposal yang disetujui berpotensi mendapatkan pendanaan hingga Rp500 juta, dengan total alokasi anggaran sekitar Rp30 miliar.

Bantuan ini dimaksudkan agar kampus dapat bekerja sama dalam delapan bidang pendukung, mencakup penyaluran logistik, layanan kesehatan dan gizi, dukungan psikososial, perbaikan sanitasi dan akses air bersih, penyelenggaraan pendidikan darurat, pemulihan ekonomi, dukungan administrasi publik, serta penyebaran edukasi kebencanaan.

Pada bagian selanjutnya, Stella kembali menekankan pentingnya peran dunia pendidikan tinggi. “Inilah saatnya kampus dan sivitas akademika memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita,” ucapnya, sambil mengajak universitas untuk memberdayakan dosen, mahasiswa, unit riset, dan relawan internal. Ia juga menyatakan optimisme akan kekuatan gotong royong. “Saya yakin kita bersama-sama akan bisa memberikan bantuan.”

Stella juga memastikan akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi bencana. Ia menyatakan bahwa dirinya beserta tim berencana hadir di posko bantuan pada tanggal 4 Desember. “Posko di Sumatera Utara pada tanggal 4 Desember 2025 di Medan dan juga akan hadir di daerah terdampak Sibolga dan Tapanuli Tengah”

Kedatangan ini bertujuan untuk menilai kebutuhan di lapangan serta meningkatkan koordinasi antara institusi pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah.

Mengakhiri penyampaiannya, Stella menyebut perhatian khusus bagi mahasiswa yang menjadi korban musibah ini. Ia menegaskan bahwa komitmen Kemendikti Saintek tidak terbatas pada bantuan umum, tetapi juga menyentuh mahasiswa yang terdampak baik dalam hal akademik maupun kondisi ekonomi. “Dan juga kami sedang memikirkan dan menjalankan bantuan bagi mahasiswa-mahasiswa yang terdampak.”

Pesan beliau ditutup dengan ajakan untuk bersatu padu. “Mari kita bersama-sama membantu saudara kita.”***(