LAMPUNG HELOINDONESIA.COM---Hari ke tujuh Safari Ramadan 1448 Hijriah/2026 Masehi,kolaborasi Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota bersama masyarakat di Masjid Jami Al-Mubaligh Jalan Dr. Susilo Sumur Batu.Telukbetung Utara.Rabu ( 25/2/2026).
Safari Ramadan yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Sekertaris Daerah Provinsi Lampung Marindo,Ketua PKK Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, OPD Pemprov dan Kota, unsur Forkopimda, tokoh agama,dan tokoh masyarakat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, sebagai warga Bandarlampung, dan tinggal di Bandarlampung dirinya cukup bangga dengan kemajuan pembangunan yang sudah banyak perubahan selama kepimpinan Bunda Eva sebagai Wali Kotanya.
" Dalam keseharian tinggal di Bandarlampung, saya merasakan nafas pembangunan yang dilakukan pemerintah kota," tuturnya
" Bandarlampung merupakan ibu kotanya provinsi Lampung, dan wajahnya provinsi Lampung,apa yang dilihat,apa yang dikenang, dan apa yang dirasakan terhadap masyarakat yang dari luar,mereka akan melihat Bandarlampungnya dulu, ketika berkunjung ke Lampung," ujarnya.
" Ada kebanggan dengan Bandarlampung yang kotanya bersih,bagus, serta nuansanya yang tentram, kita perhatikan juga perekonomiannya tumbuh pesat, belum lagi sekarang UMKM bangkit dengan kreatifnya, anak-anak mudanya juga memiliki inovasi yang tak kalah hebatnya," terang Gubernur Lampung.
Mirza menyampaikan di bulan Ramadan ini kita juga merasakan geliat ekonomi semakin hidup, pelaku usaha kecil bergairah,dan suasana kebersamaan semakin terasa.
" Disisi lain kita juga memahami, sebagai kota yang terus berkembang, tentu ada hal-hal yang harus kita dibenahi bersama,tidak semua persoalan kota ini menjadi tanggung jawab Wali Kota dan Gubernur," jelasnya.
" Pembangunan kota Bandarlampung menjadi tanggung jawab bersama.Kalau hujan deras airnya menggenang, yang disalahkan Bu Wali,tapi sebelum menggenang merupakan tanggung jawab bersama,bagaimana saluran-saluran air harus dibersihkan," paparnya.
Gubernur Lampung RMD menyampaikan,dua hari ini dirinya keliling daerah,ternyata permasalahan yang saya temukan sama dengan Bandarlampung, ketika hujan timbul genangan air, permasalahannya ada di saluran air yang tidak lancar.
".Apalagi saya lihat Bu Wali keliling kecamatan,sambil bawa sapu sambil omel-omel sama warganya, tujuannya agar warga menjaga kebersihan jangan buang sampah sembarangan, termasuk larangan buang kesungai," kata Mirza.
"Kita harus bangga dengan wali kota yang telaten seperti bunda Eva Dwiana, yang terjun dari satu kecamatan ke camatan lainnya, dari kelurahan ke kelurahan lainnya,yang begitu peduli dengan lingkungan, serta berkomunikasi langsung dengan warga," ucapnya.
Satu lagi masalah kebersihan adalah tanggung jawab bersama, saya cukup kasian dengan bu wali, setiap ada masalah banjir, atau genangan air yang disalahkan wali kotanya.
Untuk itu perlu ada kesadaran bersama dengan menjaga lingkungan masing-masing,dan akan lebih ringan bila dikerjakan bersama-sama dengan semangat gotong royong membersihkan saluran air.
" Sebagai andalanya provinsi Lampung, ada 9.500 jiwa populasi masyarakat Lampung, dan Bandarlampung merupakan wilayah terpadat saat ini, dengan pertumbuhan ekonomi yang merangkak naik secara signifikan," ungkapnya.
Dan ini sangat membanggakan bagi kita yang tinggal di Bandarlampung.juga sebagai kota termaju di indonesia.saya menhimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannga, drainasenya,dan tolerasnsinya.
Kita juga bersyukur kebutuhan bahan pokok di bulan Ramadan dalam kondisi aman,pemerintah terus berupaya menjaga agar kebutuhan bahan pokok ini tetap stabil,agar masyarakat dapat menjalan ibadah puasa dengan tenang.
Saya mengapreasi kepada Forkimda baik dari Pemerintah kota maupun Provinsi Lampung, para kepala OPD kota dan pemprov.serta jamaah Masjid Jami Al-Mubaligh.
Sementar Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan, Pemerintah harus menjadi contoh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah.
" Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar setiap program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata," kata Wali Kota Eva Dwiana.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun kota Bandarlampung yang semakin maju dan berdaya saing.
Safari Ramadan ini dijadwalkan akan dilaksanakan secara bergilir di sejumlah kecamatan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandarlampunb dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama bulan suci Ramadan," tandasnya.( Hajim).
