LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Enam bulan penantian berbuah lega. Kini kedepan status hukum kepemilikan tanah dan bangunan Balai Wartawan Haji Solfian Akhmad sekaligus kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung di Jl Ahmad Yani, Palapa, Kecamatan Enggal, Bandarlampung, resmi keabsahannya menjadi aset tetap kecabangan organisasi kewartawanan nasional tertua dan terbesar di Indonesia tingkat Provinsi Lampung ini.
Usai, diserahterimakannya sertifikat hak milik (SHM) kepemilikan tanah kantor PWI Lampung tersebut oleh perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandarlampung kepada Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah pada acara Buka Puasa Bersama dan Pemberian Santunan Anak-Anak Panti Asuhan, di kantor tersebut, Kamis (12/3/2026) petang.
Keharuan tampak di wajah Wira, sapaan Wirahadikusumah, beserta segenap pengurus hingga tetamu undangan saat serah terima berlangsung. Di antaranya hadir mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yakni Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Lampung M Firsada didampingi Kadiskominfotik Ganjar Jationo dan sejumlah pejabat Pemprov, Forkopimda Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandarlampung Wilson Faisol, Kadiskominfo Bandarlampung Dr Veni Devialesti, Plt Kadiskominfo Lampung Selatan Hendry Kurniawan, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari Yuyun, rektor perguruan tinggi, Komisioner KPU dan Bawaslu Lampung, perwakilan BUMN, serta lainnya.
"Terima kasih kepada BPN yang telah memproses sertifikat tanah gedung PWI Lampung hingga selesai dalam waktu sekitar enam bulan. Kantor PWI Lampung ini merupakan hibah dari mantan Ketua PWI Lampung, almarhum Haji Solfian Akhmad, yang diwakili enam putra-putrinya. Hibah kemudian diproses hingga menjadi sertifikat resmi atas nama PWI Lampung," tutur Wira saat sambutan.
“Kita berharap apa yang telah diberikan ayahanda Solfian Akhmad membawa keberkahan bagi beliau di alam kubur dan di akhirat kelak. Kami yakin hibah bangunan ini, jika dimanfaatkan untuk kepentingan umat, akan menjadi amal jariyah bagi beliau,” imbuh Wira mendoakan.
Dalam bukber yang diisi dengan pemberian tali asih kepada anak yatim piatu dari Panti Asuhan Almahmuda Kemiling Bandarlampung, anak dan istri anggota PWI yang telah wafat, serta anggota PWI Lampung terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu itu, Wira juga menyampaikan kabar penting: Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2027 dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Penetapan ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik Pemprov, Pemkot Bandarlampung, maupun seluruh mitra PWI Lampung. “Kami memohon dukungan dari semua pihak ketika Lampung menjadi tuan rumah Porwanas dan HPN 2027, agar kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan sukses di Provinsi Lampung,” pintanya berharap.
Kabar lainnya, Wira mengungkap PWI Lampung sedang menyiapkan terobosan baru, program pelatihan vokasi di bidang jurnalistik bagi siswa kelas XI SMA/SMK. Program ini telah dikoordinasikan dengan Gubernur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK Lampung.
“Rencana, mulai tahun ajaran baru nanti para siswa kelas XI SMA akan mengikuti pelatihan jurnalistik di Lantai 3 Gedung PWI Lampung. Nantinya dibagi tiga kelas. Program masih kami formulasikan. Mohon doa agar PWI Lampung dapat terus beri manfaat bagi masyarakat,” ujar Direktur RilisID ini.
Kesempatan senada, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten Firsada bilang, Pemprov Lampung mengapresiasi PWI Lampung yang selama ini konsisten menjaga profesionalisme dan kualitas jurnalisme di daerah.
"PWI menjadi rumah besar bagi para wartawan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, menjaga marwah profesi jurnalistik. Melalui berbagai kegiatan seperti Uji Kompetensi Wartawan, pelatihan, diskusi, hingga pembinaan wartawan muda, PWI ikut memastikan kualitas jurnalisme di Lampung terus meningkat,” ujar Gubernur.
Di era saat ini imbuh gubernur, arus informasi bergerak sangat cepat. Dalam hitungan menit sebuah peristiwa dapat langsung tersebar melalui berbagai platform media sosial. Di satu sisi, kondisi ini memudahkan masyarakat memperoleh informasi. Namun sisi lain, juga menghadirkan tantangan besar seperti hoaks dan disinformasi.
“Dalam situasi seperti ini, peran wartawan menjadi semakin penting. Wartawan tidak hanya menyampaikan kabar, tetapi juga memastikan informasi yang sampai kepada masyarakat adalah informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab,” intensinya, menyebut perkembangan teknologi termasuk kecerdasan buatan (AI) kini mulai banyak digunakan dalam dunia informasi, memang dapat mempercepat pekerjaan, namun tetap harus diimbangi etika dan tanggung jawab dalam praktik jurnalistik.
“Saya percaya teman-teman wartawan di Lampung, khususnya yang berhimpun dalam PWI, memiliki komitmen kuat untuk menjaga jurnalisme yang sehat dan profesional,” tandas gubernur.
Pemprov Lampung, lanjutnya , saat ini terus bergerak dalam penguatan sektor pertanian, pengembangan UMKM, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan potensi pariwisata daerah.
"Semua upaya tersebut butuh dukungan informasi yang baik agar masyarakat mengetahui sekaligus merasakan optimisme pembangunan di daerah. Karena itu saya berharap hubungan pemerintah daerah dan insan pers di Lampung, khususnya PWI Lampung, dapat terus terjalin dengan baik," wantinya. (Muzzamil)
