LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Kebakaran terjadi di Jalan Sultan Agung RT 04 LK II, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandarlampung, Kamis pagi (13/8/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit mobil Suzuki Carry Pickup, satu sepeda motor Suzuki Thunder, Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung Anthony Irawan mengatakan, laporan kebakaran diterima Mako Tandean pada pukul 06.39 WIB.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung mengerahkan dua unit kendaraan, yakni Unit Supply 023 dari Pos Siaga Kedaton dan Unit Supply 022 dari Mako Tandean,” kata Anthony Irawan.
Unit Supply 023 berangkat dari Pos Siaga Kedaton pada pukul 06.40 WIB dan tiba di lokasi pukul 06.42 WIB. Sementara Unit Supply 022 berangkat pukul 06.42 WIB dan tiba di lokasi pukul 06.48 WIB.Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman dan penanganan titik api. Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 07.29 WIB dengan menghabiskan dua tangki air.
Anthony mengatakan, objek yang terbakar meliputi satu unit Suzuki Carry Pickup nomor polisi BE 8106 YY, satu unit sepeda motor Suzuki Thunder tahun 2009 tanpa nomor polisi.
“Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 3 x 3 meter,” ujarnya.
Menurut keterangan pemilik kendaraan, Abdul Somad (56), kebakaran diduga bermula saat sepeda motor Suzuki Thunder sedang dipanaskan. Diduga terjadi korsleting pada sistem kelistrikan motor yang kemudian menimbulkan percikan api.
Api selanjutnya membesar dan merambat ke mobil Suzuki Carry Pickup serta sepeda anak-anak yang berada di sekitar lokasi.
Camat Labuhan Ratu Hendrawan Setiawan membenarkan kejadian tersebut. Ia memperoleh informasi dari lurah setempat bahwa kebakaran bermula ketika pemilik sedang memanaskan sepeda motor.
“Dari info lurah, pemiliknya sedang manasin motor, tiba-tiba mengeluarkan percikan api dan merembet ke samping mobil pick up yang sedang diparkir tidak jauh dari motor tersebut,” kata Hendrawan.
Hendrawan menambahkan, pemilik kendaraan juga diketahui memiliki usaha POM mini di sekitar lokasi.Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sepeda motor, Anthony menegaskan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan akan ditangani pihak berwenang.
“Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut dan akan ditangani oleh pihak yang berwenang,” terang Anthony.
" Kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp24 juta berdasarkan keterangan pamong setempat.Dalam proses penanganan, Damkarmat Kota Bandarlampung mengerahkan 12 personel dan dua unit kendaraan pemadam, yakni Unit Supply 023 Pos Siaga Kedaton dan Unit Supply 022 Mako Tandean," tutup Anthony Irawan.( Hajim).
