LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM–
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan inovasi layanan informasi publik melalui program Masyarakat Tanya ATR/BPN (MasNya ATR/BPN).
Program yang diluncurkan pada Kamis (1/10/2026) ini menjadi wadah interaktif bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi seputar layanan pertanahan secara langsung melalui akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Uunk Din Parunggi, mengatakan MasNya ATR/BPN hadir untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai prosedur, biaya hingga waktu pengurusan sertifikat tanah.
“MasNya ATR/BPN itu adalah masyarakat bertanya kepada ATR/BPN mengenai prosedur, biaya, waktu atau apapun terkait dengan pengurusan sertifikat tanah,” ujar Uunk di Media Center Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Menurut dia, program tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami tahapan layanan pertanahan sebelum datang ke Kantor Pertanahan.
“Kita harapkan dengan adanya edukasi ini masyarakat bisa langsung datang sendiri ke Kantor Pertanahan dan sudah tidak merasa bingung,” katanya.
Uunk menjelaskan, program tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pihak ketiga yang menawarkan jasa percepatan maupun kemudahan dalam pengurusan sertifikat tanah.
MasNya ATR/BPN disiarkan secara langsung melalui akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN setiap Senin hingga Jumat pukul 09.00–11.00 WIB.
Dikemas dalam format dialog interaktif, masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung mengenai berbagai layanan pertanahan. Program ini dipandu Muhammad Akbar dari Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN sebagai host.
Masyarakat dapat memanfaatkan siaran tersebut untuk memperoleh penjelasan mengenai prosedur, waktu, dan biaya pengurusan sertifikat maupun informasi layanan pertanahan lainnya.
Namun, Uunk menegaskan MasNya ATR/BPN bukan merupakan kanal pengaduan. Untuk pengaduan masyarakat, Kementerian ATR/BPN telah menyediakan kanal khusus.
“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program MasNya ATR/BPN ini secara baik untuk menanyakan apapun itu terkait dengan sertifikat tanah. Namun, lain halnya dengan pengaduan karena sudah ada kanalnya sendiri,” ujarnya.
Respons masyarakat pun terlihat dalam siaran perdana MasNya ATR/BPN. Ratusan pengguna TikTok mengikuti live tersebut dan mulai menyampaikan berbagai pertanyaan serta pengalaman terkait persoalan pertanahan.
Salah satu peserta, Mba’Cik Veranda dari Jawa Timur, mengapresiasi program tersebut karena dinilai memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat.
“Terima kasih penjelasannya, sangat jelas sekali. Saya dukung ini karena jadi transparan semua prosesnya,” ujarnya.
Melalui MasNya ATR/BPN, masyarakat kini memiliki ruang interaksi langsung untuk memahami layanan pertanahan tanpa harus terlebih dahulu bergantung pada informasi dari pihak lain.
(Rohman)
