Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 18 Berperan Aktif dalam Bersih-bersih Makam Desa Demangan

Kamis, 14 Maret 2024 09:08
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 18 saat bersih-bersih makam desa di Demangan

JEPARA, HELOINDONESIA.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 18, menunjukkan komitmen mereka terhadap kegiatan sosial dengan turut serta dalam upaya menjaga kebersihan makam di Desa Demangan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan yang dilakukan pada Jumat 1 Maret 2024, mahasiswa KKN tersebut dengan antusias membersihkan dan merapikan makam-makam di area pemakaman desa. Kegiatan tersebut mengambil momentum nyadran.

Baca juga: Berjuang di Dapil Jateng, Pedangdut Ini Legawa Gagal ke Senayan

Nyadran atau sadranan, adalah tradisi yang dilakukan oleh orang Jawa yang dilakukan di bulan Sya'ban (Kalender Hijriyah) atau Ruwah (Kalender Jawa) untuk mengucapkan rasa syukur yang dilakukan secara kolektif dengan mengunjungi makam atau kuburan leluhur yang ada di suatu kelurahan atau desa.

Menurut salah satu mahasiswa KKN 18, Rakhmad Hidayat, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mereka selama menjalani KKN di Desa Demangan.

"Kami melihat bahwa pemakaman desa merupakan salah satu aset budaya yang perlu dijaga dan dirawat. Oleh karena itu, kami berinisiatif untuk membersihkan dan merapikan area tersebut sebagai bentuk kontribusi kami kepada masyarakat Desa Demangan," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis 14 Maret 2024.

Penyuluhan

Lanjut Rakhmad, selain membersihkan makam, mahasiswa KKN juga melakukan penyuluhan kepada warga sekitar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk area pemakaman. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat lingkungan sekitar, termasuk area pemakaman yang seringkali terabaikan.

Baca juga: Kota Semarang Bawah Dikepung Banjir, Wali Kota: Kami Minta Maaf

Diakui dia, para warga Desa Demangan menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UPGRIS kelompok 18 tersebut. Mereka mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam membantu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa mereka.

''Kata warga, kegiatan bersih-bersih makam Desa Demangan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa KKN dapat berperan aktif dalam membangun dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat,'' bebernya.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk turut serta dalam pengabdian kepada masyarakat. (Aji)

Berita Terkini