LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Pesawaran yang digelar pada Sabtu 24 Mei 2025 lalu telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran telah menetapkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran Nanda Indira dan Antonius M. Ali sebagai pemenang.
Dalam pleno tingkat kabupaten pada Selasa 25 Mei 2025 itu, paslon nomor urut 2 Nanda-Anton memperoleh 128, 715 suara atau 59, 25 persen. Sedangkan paslon 01 Supriyanto-Suriansyah memperoleh 88.482 suara atau 40,75 persen.
Jumlah suara sah sebanyak 217.197 suara, dengan 7.253 suara tidak sah. Total keseluruhan suara yang digunakan sebanyak 224.450 suara dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih sebesar 64,50 persen.
Pemuka adat Lampung Pepadun Kecamatan Gedongtataan Mad Nur gelar Paksi Ulangan mengapresiasi KPU, Bawaslu Pesawaran, dan pihak TNI/Polri yang telah sukses mengawal pelaksanaan PSU Pesawaran yang aman dan damai.
"PSU Pesawaran sudah selesai, dan KPU sudah menetapkan paslon Nanda-Anton sebagai pemenang. Saya atas nama pribadi dan punyimbang adat Lampung Pepadun Gedongtataan memberikan apresiasi tinggi kepada pihak penyelenggara KPU dan Bawaslu, pihak keamanan TNI/Polri, dan para pihak yang telah ikut menyukseskan PSU Pesawaran, sehingga jalannya PSU ini berjalan aman dan damai," kata Mad Nur kepada Heloindonesia, Sabtu (31/5/2025).
Ia mengajak semua pihak untuk menghormati pilihan masyarakat Kabupaten Pesawaran yang telah memilih paslon Nanda Indira dan Antonius M. Ali sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada PSU Pesawaran.
"Sudah saatnya buang egois kita masing-masing, ayo kita bersatu lagi, kita terima semua dengan lapang dada, masyarakat sudah menentukan pilihan kepada Nanda-Anton, kita hormati pilihan masyarakat tersebut," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat sudah jenuh dengan drama politik yang diciptakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan niat memecah belah persatuan masyarakat Kabupaten Pesawaran.
"Mau kapan lagi kita berpikir maju, kalau kita terpancing dengan drama politik yang dibuat orang-orang tidak bertanggungjawab yang hanya ingin memecah belah. Saya rasa masyarakat sudah jenuh dengan semua drama politik ini," kata dia.
Mad Nur juga berharap kepada paslon nomor urut 01, Supriyanto dan Suriansyah Rhalieb jadilah kstaria jejama dengan jiwa besar menerima kekalahan pada PSU Pesawaran dengan menjaga suasana politik tetap aman dan damai.
"Tentu kiita berharap kepada Supri-Suri untuk berjiwa besar menerima semuanya, kalau ada gagasaan dan ada visi misi keduanya bisa dititipkan kepada calon terpilih demi Pesawaran lebih maju. Kalau semua harus dibawa ke MK kapan mau kerjanya, walau pun gugatan seseorang itu dijamin undang-undang, ayo kita sudahi semuanya dengan hati yang ikhlas," pungkasnya. (Rama)