Marselina Dapat Bantuan dari Berbagai Pihak, Laily :Bukti Nyata Kebersamaan Warga

Senin, 22 September 2025 19:18
Marselina Balita yang mengalami penyakit jantung bocor

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Marselina Balita yang mengalami penyakit jantung bocor anak dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) Misri dan Artini asal Tiyuh (Desa) Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBT), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, terus mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

Bantuan itu datang dari pengurus Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTI) Berkah Jaya Tiyuh Gunung Katun Tanjungan dengan memberikan paket sembako untuk meringankan beban keluarga.

Selain itu, bantuan datang dari masyarakat sekitar melalui aksi penggalangan dana, hingga pemuda-pemudi yang merantau di Ibu Kota Jakarta. Bahkan, pemerintah daerah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut serta menyalurkan bantuan.

Dikonfirmasi Senin (22/09/2025) Kepala Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily Wandanar, menjelaskan bahwa kepedulian ini menjadi bukti nyata kebersamaan warga dalam membantu warganya yang tengah membutuhkan.

“Bantuan tidak hanya datang dari satu pihak saja, melainkan dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah tiyuh, masyarakat, perantau, hingga lembaga resmi seperti Baznas. Semuanya bersatu untuk meringankan beban keluarga Marselina,” ungkapnya.

Marselina sendiri lahir pada 15 Agustus 2025 di RS Ummy Athaya dengan berat 2,3 kilogram. Saat ini, di usia 40 hari, berat badannya sudah mencapai 3,1 kilogram dari 2,5 kilogram saat baru lahir. Meski demikian, untuk menjalani operasi, tim medis masih menunggu hingga berat badannya mencapai 5 kilogram.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, turut hadir BPT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pendamping desa yang ikut memberikan dukungan moral kepada keluarga.

Sementara itu, kedua orang tua Marselina, Misri dan Artini, tak mampu menyembunyikan rasa harunya atas kepedulian berbagai pihak.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah tiyuh, pemerintah daerah, serta seluruh warga masyarakat Gunung Katun Tanjungan dan sekitarnya yang telah membantu, baik secara materiil maupun doa. Semoga uluran tangan para dermawan ini menjadi jalan bagi kesembuhan anak kami, sehingga ia dapat tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya,” ungkap keduanya penuh harap.

Kisah Marselina menjadi pengingat betapa pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial. Doa dan dukungan dari seluruh pihak diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi keluarga kecil ini dalam menghadapi ujian berat.
(Rohman).

Berita Terkini