LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Dua lampu penerangan jalan yang lama padam di Kelurahan Gotongroyong (Goro), Kota Bandarlampung, akhirnya diganti secara swadaya. Pemasangan dibantu Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).
Warga menyambut baik langkah cepat kedua dinas yang bersentuhan dengan pelayanan masyarakat itu. Sebab, kawasan yang berada tak jauh dari Polresta Bandarlampung ini belakangan makin rawan tindak kejahatan.
Satu lampu diganti di Gang Bintara dengan bantuan mobil crane dari Dinas PU pada Senin malam (29/9/2025). Posisinya yang sulit, gang sempit dan gelap, dijepit tembok rumah warga. "Kami berterima kasih kepada petugas yang sigap membantu memasang bohlam," ujar Oki, linmas Kelurahan Gotongroyong.
Sementara satu lampu lainnya berada di depan Mushola Darussalam, tepi Jl. Amir Hamzah, tepat di depan SMAN 2 Bandarlampung. Tiang lampu yang tinggi membuat warga tak mungkin bisa menggantinya sendiri.
Petugas Damkarmat pun menurunkan mobil khusus Damkar Banteng dari Mako Tandean. "Alhamdulillah, lampu bisa menyala kembali. Kalau tidak ada bantuan, jelas sulit bagi kami," kata Iwan Slamet, pengurus mushola.
Kabid Damkarmat, Irman Saputra, dan Kabid PJU Dinas PU, Basuni, menjelaskan bahwa pemasangan lampu ini dilakukan berdasarkan permintaan warga. Lampu yang dipasang adalah hasil swadaya masyarakat, sementara dinas membantu pada sisi teknis.
Warga Was-Was
Kekhawatiran warga Gotongroyong bukan tanpa alasan. Dalam sepekan terakhir, kawasan yang hanya selemparan batu dari markas Polresta Bandarlampung ini berkali-kali diguncang aksi kriminal.
Pada Jumat (26/9/2025), sepeda motor karyawan Sky Town Coffee di Jl. MH Thamrin raib digondol maling. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku dengan leluasa membuka kunci dan membawa kabur motor tersebut.
Dua hari sebelumnya, Rabu dini hari (24/9/2025), dua pelaku hampir berhasil mencuri motor di Gang Bintara. Beruntung, pemilik rumah yang baru selesai salat tahajud mendengar suara pagar besi dibuka. Teriakan korban membuat pelaku panik dan kabur, meninggalkan motor yang sudah mereka dorong keluar.
Tak berhenti di situ, sepekan lalu seorang anak sekolah menjadi korban penjambretan HP di Gang Bhineka. Aksi serupa juga terjadi di Gang Bintara dan Gotongroyong Bawah, dengan sasaran utama pelajar yang sedang berjalan pulang.
Kini, warga hanya bisa berharap pemasangan kembali lampu jalan mampu sedikit menekan angka kejahatan di lingkungan mereka. “Kami ingin merasa aman di kampung sendiri, apalagi lokasi ini dekat sekali dengan kantor polisi,” keluh seorang warga. (HBM)