LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Ir. Edy Karizal mengatakan rencana pembangunan trase Jl. Waynipah - Tampang Tua, Kabupaten Tanggamus mengkhianati komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen dengan upaya sendiri dan menjadi 43,2 persen dengan kerjasama internasional.
Seharusnya pembangunan jalan sepanjang 3,5 kilometer ini mempertimbangkan kebijakan Indonesia dengan target sektor FOLU (Forest and Other Land Use) Net Sink 2030 sebesar 17,4.persen. Komitmen ini harus dibarengi dengan komitmen pemerintah daerah.
Baca juga: TNBBS Terancam Makin Hancur Akibat Proyek Jalan 3,5 Km di Tanggamus
Proyek pembangunan jalan ini harus ditinjau ulang karena sudah pasti akan berdampak terhadap kelestarian Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
"Kita sebagai masyarakat Lampung sudah selayaknya prihatin dengan rencana pembangunan jalan ini karena kondisi TNBBS yang selama ini semakin rusak karena tekanan masyarakat yang masuk dan melakukan, kata Edy Karizal, Rabu (15/10/2025).
Pembangunan jalan ini juga perlu dikaji dan dipertimbangkan dampak ekonominya apakah signifikan dengan kerusakan dalam jangka panjang terhadap TNBBS.
Sekali jalan ini dibangun maka ke depan sudah dipastikan kita semua akan menerima dampaknya dalam jangka panjang.
Baca juga: Cengkih Lampung Terpapar Nuklir, Lampung dan Pusat Tengah Melacaknya
Dia memastikan bukan hanya jalan ini akan mengurangi tegakan pohon tetapi sudah dapat dipastikan akan merusak hutan TNBBS yang berada berdekatan dengannya.
Kebijakan daerah ini tidak selaras dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan, SDGs, perubahan iklim Paris Agreement, Aichi Biodiversity Target, dan pengendakian degradasi lahan yang telah ditetapkan dan menjadi komitmen pemerintah.
Apabila rencana jalan ini masih terus dilaksanakan oleh maka itu menunjukkan kualitas dan kapasitas yang rendah kepemimpinan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Bukannya mendukung dalam upaya pemulihan ekosistem TNBBS ini malah membangun ancaman kerusakan kawasan TNBBS yang lebih besar di kemudian hari. (Rls/HBM)
---