✕

Pelajar SMAN 9 yang Sempat Dibully Malah Hilang Entah Kemana

Rabu, 15 April 2026 19:36
Mery Dwi Maretaha HELO LAMPUNG

LAMPUNG HELOINDONESIA.COM --- Siswi SMAN 9 Kota Bandarlampung yang sempat dibully teman-temannya malah hilang dari rumahnya sejak Rabu (25/3/2026). Sudah tiga pekan, Mery Dwi Maretaha (17) tak diketahui keberadaannya.

Ibu kandungnya, Endang Setiawati telah melaporkan hilang putrinya ke Polresta Bandarlampung. "Terakhir, dia dijemput kawannya naik sepeda motor ke warung seblak," katanya kepada Heloindonesia.com, Rabu.(15/4/2026).

Baca juga: Viral Putus Sekolah Akibat Dibully, Sang Anak Ternyata Sudah Binaan Dinas PPPA

Anaknya meninggalkan rumah sekitar pukul 18.30 WIB. Saat hilang, Mery memakai kaos manset warna krem dan hijab warna hitam, celana jeans biru, serta memakai sendal jepit.

Hingga saat ini, nomor ponselnya 0896-7522-4xxx tidak dapat dihubungi lagi. Mery tinggal bersama orangtuanya di Gang Harimau 5, Lingkungan II Rt O04, Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton.

Ciri-ciri fisik sang anak: warna kulit putih, tinggi badan 165 cm, perawakan tinggi tinggi besar dengan rambut lurus sebahu, mata hitam.

KORBAN BULLY

Tahun lalu, Mery Dwi Maretaha sempat mogok sekolah karena dibully kawan-kawan kelasnya. Namun, dia akhirnya kembali masuk sekolah kelas XII-8 SMAN 9 Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung.

Pemkot Bandarlampung yang diwakili Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandarlampung mendamaikan sekaligus menurunkan psikolog dan relawan buat pendampingan terhadap sang siswi. 

Menurut Kadis PPPA Kota Bandarlampung Maryamah, Sabtu ( 27/9/2025), para siswa yang membullynya telah saling bersalaman, termasuk orangtuanya disaksikan para guru dan pihak terkait lainnya.

Kegaduhan yang berakhir happy ending, satu generasi Indonesia Emas telah "selamat" dari putus sekolah akibat pembullyan. Sang siswi sudah tak masuk sekolah dua minggu padahal sudah sekolah kelas terakhir SLTA.

Kini, sang anak malah hilang. Ibunya berharap putrinya kembali ke rumah. Dia memohon kepada warga yang mengetahui keberadaannya memberi tahu pihak keluarga. (Hajim)

Berita Terkini