LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Pemkab Pesawaran kembali meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut menjadi opini WTP ke 10 secara berturut-turut berhasil diraih Kabupaten Pesawaran sejak tahun 2016.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo kepada Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian dalam acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang berlangsung di Aula Krakatau Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala daerah se-Provinsi Lampung. Turut hadir juga mendampingi Bupati, Ketua DPRD Pesawaran Ahmad Rico Julian, Sekdakab Pesawaran Wildan, Inspektur Singgih Febriantoro, serta Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Iswanto.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan predikat tertinggi dalam hasil audit BPK terhadap laporan keuangan pemerintah. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa laporan keuangan daerah disajikan secara wajar dan akurat.
Bupati Nanda menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang kembali diraih Pemkab Pesawaran. Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama satu dekade berturut-turut merupakan hasil dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan.
“Opini WTP ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan sesuai dengan prinsip akuntansi pemerintahan,” kata Nanda dalam sambutannya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kualitas laporan keuangan daerah, tetapi juga mencerminkan sinergi yang baik antara Pemkab bersama DPRD Pesawaran dalam menjaga pengelolaan keuangan daerah yang sehat dan bertanggung jawab.
"Opini WTP dari BPK ini sekaligus menunjukkan penyusunan, maupun pelaksanaan anggaran daerah telah dilaksanakan sesuai standar akuntansi pemerintahan serta memenuhi prinsip akuntabilitas yang tinggi," ujarnya.
Ditambahkan, Pemkab Pesawaran berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan internal, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta mendorong pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depan. WTP bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan dipertahankan,” pungkasnya. (Rama)